Kritik Terbuka Marc Cucurella ke Manajemen Chelsea: Kebijakan Transfer Dinilai Jadi Bumerang

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bek kiri Marc Cucurella melontarkan kritik tajam kepada manajemen Chelsea terkait kebijakan transfer klub yang dinilai terlalu berfokus pada pemain muda.

Pernyataan tersebut muncul setelah rentetan hasil buruk yang dialami The Blues, termasuk kekalahan telak dari Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions.

Chelsea masih belum pulih dari kekalahan agregat 2-8 atas PSG yang menyingkirkan mereka dari kompetisi elite Eropa tersebut. Situasi ini semakin memperburuk performa tim yang belakangan inkonsisten di berbagai ajang.

Curahan Hati Cucurella

Dalam wawancaranya, Cucurella menilai pendekatan klub yang terlalu mengedepankan perekrutan pemain muda berpotensi menghambat ambisi meraih trofi besar.

Cucurella mengakui pentingnya investasi jangka panjang, namun menegaskan bahwa pengalaman tetap menjadi faktor krusial di level tertinggi.

“Klub memang punya arah untuk membangun masa depan dengan pemain muda. Tapi bagi kami yang ingin segera bersaing dan menang, situasi seperti ini terasa mengecewakan,” ujar Cucurella.

Pemecatan Maresca

Performa Chelsea sendiri tengah menurun. Di bawah asuhan pelatih anyar Liam Rosenior, tim sempat menunjukkan awal menjanjikan. Namun, mereka kini terpuruk setelah menelan empat kekalahan beruntun dan hanya meraih empat kemenangan dari 12 laga terakhir di semua kompetisi. Posisi mereka di papan klasemen Premier League pun tertahan di peringkat keenam.

Rosenior didatangkan dari klub afiliasi Chelsea, Strasbourg, pada Januari lalu untuk menggantikan Enzo Maresca yang dipecat. Meski demikian, Cucurella menilai pergantian pelatih tersebut justru menambah ketidakstabilan tim.

Menurutnya, manajemen seharusnya tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk memecat Maresca. Ia percaya perubahan besar seperti itu sebaiknya dilakukan di akhir musim agar pemain dan pelatih baru memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi.

“Kepergian Maresca berdampak besar bagi kami. Jika itu keputusan saya, saya tidak akan melakukannya di tengah musim. Lebih baik menunggu hingga akhir musim agar semua pihak punya waktu untuk mempersiapkan diri,” tegasnya.

Skuad Chelsea Minim Pengalaman

Cucurella juga menyoroti minimnya pengalaman skuad sebagai salah satu penyebab kekalahan telak dari PSG. Ia menilai Chelsea membutuhkan keseimbangan antara pemain muda dan pemain berpengalaman untuk bisa bersaing di level tertinggi, baik di liga domestik maupun Eropa.

Sebagai perbandingan, ia menyinggung kesuksesan Arsenal yang kini memimpin klasemen liga setelah memberikan kepercayaan jangka panjang kepada pelatih Mikel Arteta.

Di sisi lain, masa depan Cucurella di Stamford Bridge juga mulai dispekulasikan. Pemain berusia 27 tahun itu mengakui akan sulit menolak jika mendapat tawaran dari Barcelona.

“Jika kesempatan itu datang, tentu akan sulit ditolak. Tapi keputusan bukan hanya tentang saya, melainkan juga keluarga. Kita lihat saja nanti bagaimana ke depannya,” ungkapnya.

Barcelona Pede Kalahkan Real Madrid dalam Perburuan Winger Sensasional Osasuna

Read Entire Article
Bisnis | Football |