Pantai Gading vs Ekuador: Amad Diallo Tegaskan Ambisi Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

11 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Amad Diallo menjadi pahlawan kemenangan Pantai Gading saat menghadapi Ekuador pada laga Grup E Piala Dunia 2026. Winger Manchester United itu mencetak gol tunggal yang memastikan Les Elephants menang 1-0 di Stadion Lincoln Financial, Senin (15/6) pagi WIB.

Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal dan kedua tim gagal mencetak gol sepanjang babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum meski beberapa peluang sempat tercipta.

Pantai Gading tampil lebih agresif pada babak kedua untuk mencari gol kemenangan. Ekuador juga mampu memberikan perlawanan sehingga pertandingan berlangsung seimbang hingga menit-menit akhir.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-90 melalui aksi Amad Diallo. Pemain pengganti tersebut memanfaatkan umpan Wilfried Singo sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihentikan Hernan Galindez.

Pantai Gading Datang untuk Mencetak Sejarah

Gol kemenangan di penghujung pertandingan menjadi hasil dari kesabaran Pantai Gading sepanjang laga. Mereka mampu menjaga konsentrasi meski menghadapi lawan yang kuat secara fisik.

Kemenangan ini juga menempatkan Pantai Gading di posisi teratas Grup E bersama Jerman. Namun, Amad menegaskan timnya masih harus menghadapi dua pertandingan penting berikutnya.

"Kami membutuhkan kemenangan itu. Kami datang ke sini untuk mencetak sejarah. Kami masih memiliki dua pertandingan lagi di depan dan kami harus menjalaninya dengan mentalitas yang sama serta berusaha memenangkannya," ujar Amad Diallo.

"Kami harus tetap fokus. Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena kami mengenal para pemain Ekuador, mereka sangat kuat secara fisik. Mereka menyulitkan kami, tetapi kami tetap tenang dan tetap fokus," tambah Amad Diallo.

Bermain untuk Jutaan Pendukung Pantai Gading

Keberhasilan meraih tiga poin disambut gembira seluruh pemain Pantai Gading. Mereka merasa kerja keras sepanjang pertandingan akhirnya membuahkan hasil maksimal.

Penyerang Pantai Gading Yan Diomande menilai kemenangan tersebut memiliki arti besar karena tim membawa harapan jutaan pendukung. Semangat untuk mengukir sejarah menjadi motivasi utama skuad Les Elephants di turnamen ini.

"Kami berjuang keras, kami berhasil, dan kami semua sangat gembira. Selalu menjadi kebanggaan untuk mewakili negara Anda," kata Diomande.

"Ini berat dan penuh tekanan karena kami mewakili hampir 33 juta orang. Kami bermain untuk keluarga, teman, dan orang-orang yang kami cintai. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan, mengukir sejarah, dan itulah yang sedang kami perjuangkan bersama," tutup Diomande.

Sumber: FIFA

Persaingan Panas di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Swedia vs Tunisia: Cukup 18 Detik, Mattias Svanberg Langsung Bikin Sejarah Piala Dunia

Read Entire Article
Bisnis | Football |