Negosiasi Buntu, AS-Israel Bersiap Perang Lagi dengan Iran

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat dan Iran tak kunjung menemukan titik temu untuk negosiasi lanjutan.

Situasi ini membuat Paman Sam dan sekutu dekatnya Israel siap kembali menggempur negara Timur Tengah itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat senior di militer Iran, Mohammad Jafar Asadi, memperkirakan pertempuran besar antara negara-negara tersebut bisa saja terjadi.

"Konflik baru antara Iran dan Amerika Serikat kemungkinan terjadi," ujar Asadi dalam laporan media semi pemerintah Iran Far News, yang dikutip AFP, Sabtu (2/5).

Dia kemudian berkata, "Bukti sudah menunjukkan Amerika Serikat tak berkomitmen terhadap perjanjian atau kesepakatan apapun.

Kepala kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, sebelumnya mengatakan Teheran tak pernah menghindari negosiasi, tetapi mereka juga enggan menerima "pemaksaan" syarat-syarat perdamaian.

Sementara itu, sekutu dekat Israel melalui Menteri Luar Negeri Israel Katz menyatakan pemerintah akan mempertimbangkan perang dengan Iran sesegera mungkin untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Dia lalu mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump berkoordinasi erat untuk mencapai tujuan perang termasuk memastikan Iran tak menjadi ancaman bagi kedua negara itu.

"Kami mendukung upaya-upaya ini dan memberi dukungan yang diperlukan, tapi kami mungkin harus bertindak lagi untuk memastikan tujuan-tujuan itu tercapai," kata Katza saat pidato di acara promosi komandan Angkatan Udara baru, dikutip Middle East Monitor.

Komentar-komentar ini muncul usai Trump mengatakan tak puas dengan proposal terbaru Teheran. Namun, dia tak membeberkan poin mana yang ditolak.

Gedung Putih juga enggan memberikan rincian proposal baru Iran. Namun, utusan AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff sempat mengajukan perubahan agar program nuklir Iran kembali ke meja perundingan.

Perubahan itu mencakup tuntutan Iran tak memindahkan uranium yang sudah diperkaya dari lokasi yang dibom atau melanjutkan aktivitas di sana selama perundingan.

AS dan Iran sempat menggelar perundingan damai di Islamabad, Pakistan pada pekan kedua April. Namun, negosiasi ini berakhir buntu.

Pemerintahan Trump ingin Iran mengakhiri program nuklir dan menyerahkan uranium yang diperkaya, tetapi Teheran menolak mentah-mentah.

(isa/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |