Mario Lemos Puas Usai Antar Persijap Jepara Selamat dari Degradasi BRI Super League

56 minutes ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Persijap Jepara akhirnya memastikan diri bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Kepastian itu didapat setelah Laskar Kalinyamat meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persita Tangerang pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026.

Bermain di Banten International Stadium, Serang, Minggu (10/5), Persijap tampil efektif dan disiplin sepanjang pertandingan. Tim asuhan Mario Lemos mampu memanfaatkan momentum penting di tengah tekanan perebutan posisi aman dari degradasi.

Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Persijap setelah sempat berada dalam tekanan besar sepanjang musim. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 34 angka dan naik ke posisi ke-13 klasemen sementara.

Dengan hanya dua laga tersisa, Persijap dipastikan aman dari ancaman degradasi. Persis Solo yang berada di posisi ke-16 memang masih bisa menyamai poin Persijap, tetapi kalah head to head dari Laskar Kalinyamat.

Persijap Tampil Efektif dan Menghukum Persita

Persijap membuka keunggulan lewat aksi Dicky Kurniawan pada menit ke-25. Gol tersebut membuat tim tamu bermain lebih tenang dan mampu mengontrol ritme pertandingan.

Persita sebenarnya sempat mencoba memberikan tekanan pada awal babak kedua. Namun, lini pertahanan Persijap tampil disiplin dan sulit ditembus sepanjang laga berlangsung.

Gol kedua Persijap lahir lewat cara spektakuler melalui sundulan Sudi Abdillah pada menit ke-74. Ia memanfaatkan posisi kiper lawan yang terlalu jauh meninggalkan area gawang.

Hanya berselang dua menit, Carlos Franca memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat aksi eksplosifnya di lini depan. Gol tersebut sekaligus memastikan Persijap pulang dengan kemenangan telak dari Serang.

Mario Lemos Lega, Persijap Kini Bisa Bermain Lebih Tenang

Pelatih Persijap, Mario Lemos, mengaku puas dengan perjuangan timnya dalam laga penting tersebut. Ia menyebut tekanan besar sempat membuat para pemain tampil gugup pada awal pertandingan.

“Pertandingan yang sangat sulit lawan Persita yang bermain dengan sangat baik. Apalagi kami hadir di laga kali ini dengan tekanan yang sedikit lebih terasa karena dalam usaha untuk menjauh dari zona degradasi sehingga kami sempat nervous,” kata Mario Lemos.

Menurut pelatih asal Portugal itu, perubahan permainan Persijap terjadi setelah jeda babak pertama. Pergantian pemain membuat timnya mampu menguasai lini tengah dan tampil lebih agresif.

“Babak kedua, kita buat beberapa pergantian. Kita bisa menguasai lini tengah dan bisa mencetak dua gol di babak kedua ini. Saya tentu senang dengan hasil yang kita dapat di laga ini,” dia menegaskan.

Sumber: I.League

Fans AC Milan Desak CEO Giorgio Furlani Dipecat Setelah Musim Penuh Kekacauan

Read Entire Article
Bisnis | Football |