Manchester United Ditahan West Ham di London Stadium, Senne Lammens Akui Kecewa

5 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United harus puas berbagi angka saat bertamu ke markas West Ham pada pekan ke-26 Liga Inggris 2025/2026. Duel tersebut digelar di London Stadium, Rabu (11/02/2026) waktu setempat.

Setan Merah sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola sepanjang laga. Namun dominasi itu tak sepenuhnya berbanding lurus dengan jumlah peluang berbahaya yang tercipta.

West Ham justru mampu mencuri keunggulan lebih dahulu lewat Tomas Soucek pada menit ke-50. MU baru bisa menyamakan skor di detik-detik akhir pertandingan melalui gol Benjamin Sesko pada menit 90+6.

Hasil imbang 1-1 ini membuat Manchester United gagal membawa pulang tiga poin penting dari London. Seusai laga, Senne Lammens pun tak menutupi rasa kecewanya atas performa timnya.

Lammens Kecewa MU Gagal Maksimalkan Dominasinya

Manchester United tampil lebih dominan dalam penguasaan bola saat menghadapi West Ham. Meski begitu, efektivitas di sepertiga akhir lapangan menjadi persoalan utama.

MU hanya mampu melepaskan 10 percobaan tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah tersebut, hanya empat yang tepat mengarah ke gawang.

Situasi ini membuat Lammens mengaku memiliki perasaan yang tidak sepenuhnya positif usai laga. Ia menilai timnya tidak bermain sesuai standar, terutama di babak pertama.

"Masih sedikit kecewa dan merasa kami tidak bermain seperti seharusnya, terutama di babak pertama, kami tidak menciptakan banyak peluang. Saya pikir kami perlu lebih tajam dalam menguasai bola," katanya, dilansir Manchester Evening News.

"Kami perlu menciptakan lebih banyak peluang. Tentu saja, ketika Anda mencetak gol pada akhirnya dan tetap mendapatkan satu poin, itu selalu sedikit lebih baik, tetapi tetap saja, perasaan keseluruhan agak mengecewakan bagi kami."

Jadwal Padat Bukan Satu-satunya Alasan MU Gagal Menang

Laga melawan West Ham menjadi pertandingan kedua Manchester United dalam kurun empat hari. Situasi ini sempat memunculkan pertanyaan apakah jadwal padat memengaruhi performa tim.

Saat ditanya soal kemungkinan tersebut, Lammens tidak sepenuhnya menjadikannya sebagai alasan utama. Ia menilai West Ham memang selalu menjadi lawan yang sulit, terutama saat bermain di kandang sendiri.

Menurutnya, The Hammers tampil disiplin dengan blok pertahanan rendah yang menyulitkan MU untuk mengembangkan permainan. Ia juga menegaskan bahwa timnya harus berada dalam performa terbaik untuk membongkar pertahanan seperti itu.

"Bisa jadi keduanya. Saya pikir mereka selalu menjadi lawan yang sulit, terutama di sini. Kami juga kesulitan bermain di kandang melawan mereka, jadi selalu sulit datang ke sini. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan, bagaimana mereka bertahan melawan kami. Blok pertahanan rendah selalu sulit untuk dihadapi. Dan kemudian, seperti yang saya katakan, kita harus berada dalam performa terbaik dan tajam untuk dapat menciptakan peluang melawan mereka," ucapnya.

"Kami tidak setajam itu hari ini, seperti yang telah kami lakukan dalam beberapa minggu terakhir. Jadi saya pikir itu sedikit dari segalanya. Juga, ketidakmampuan atau... Karena pertandingan terakhir tiga hari yang lalu, Anda tidak bisa memberikan alasan. Karena mereka juga memiliki pertandingan dua atau tiga hari yang lalu," tutur Lammens.

(Manchester Evening News)

Prediksi Pisa vs Milan: Kesempatan I Rossoneri Pangkas Jarak

Read Entire Article
Bisnis | Football |