Juventus Rasakan Dampak Absennya Dusan Vlahovic di Momen Krusial

5 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Juventus masih menunggu kembalinya Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu terakhir kali tampil pada 29 November 2025 sebelum cedera pangkal paha memaksanya menepi dalam periode yang tidak singkat.

Ketiadaan Vlahovic meninggalkan celah nyata di lini depan. Meski Bianconeri tetap mampu meraih sejumlah hasil positif, absennya sosok target man di kotak penalti membuat efektivitas serangan menurun, terutama saat memasuki sepertiga akhir lapangan.

Di tengah situasi tersebut, masa depan Vlahovic juga diliputi tanda tanya. Kontraknya membuka kemungkinan perpisahan pada akhir musim. Namun, Juventus tetap berharap jika kebersamaan itu benar-benar berakhir, maka penutupnya akan dikenang dengan kontribusi maksimal.

Sosok Sentral di Ujung Serangan

Tidak adanya rekrutan striker anyar pada bursa transfer musim dingin membuat proses pemulihan Vlahovic menjadi elemen vital dalam perencanaan tim. Karakter permainannya, kuat dalam duel fisik dan tajam dalam penyelesaian akhir, belum sepenuhnya tergantikan.

Juventus kini cenderung membangun serangan melalui sisi lapangan dengan intensitas umpan silang yang tinggi. Pola tersebut sering kali menghasilkan peluang, tetapi minim konversi menjadi gol.

Dalam konteks itu, keberadaan Vlahovic diyakini mampu meningkatkan efektivitas. Instingnya di area penalti dan kemampuannya memanfaatkan ruang sempit menjadi kualitas yang dirindukan.

Mantan striker timnas Italia, Giampaolo Pazzini, turut menyoroti pentingnya peran Vlahovic dalam skema saat ini.

“Dalam serangan, Vlahovic adalah pemain yang sangat dirindukan Juventus, karena sekarang tim banyak melakukan umpan silang dan menyerang sehingga ia akan menjadi sosok yang sempurna,” ujar Pazzini.

Menyongsong Periode Penentuan

Kompetisi memasuki fase yang menentukan. Jadwal padat dan tekanan hasil membuat setiap detail memiliki arti penting. Kembalinya Vlahovic diharapkan bukan hanya menambah opsi taktis, tetapi juga meningkatkan moral tim.

Tantangan terdekat bagi penyerang berusia 26 tahun itu adalah beradaptasi dengan dinamika permainan yang kini lebih cair. Jika ia mampu menemukan sentuhan terbaiknya sejak awal comeback, dampaknya bisa signifikan dalam persaingan papan atas.

Kini, Juventus menanti satu kepingan terakhir untuk menyempurnakan lini serang mereka. Semua mata tertuju pada proses pemulihan Vlahovic dan pada harapan bahwa ia bisa kembali menjadi pembeda di saat yang paling dibutuhkan.

Sumber: juvefc

Tottenham Melirik Michael Carrick: Sudah jadi Target Lama, Bagaimana Peluangnya?

Read Entire Article
Bisnis | Football |