Manchester United Ambil Keputusan Terkait Jadon Sancho

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan telah mengambil keputusan terkait masa depan winger Jadon Sancho menjelang bursa transfer musim panas mendatang.

Pemain berusia 25 tahun, yang saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Aston Villa, tidak lagi memiliki tempat dalam rencana jangka panjang klub di bawah arahan manajer Michael Carrick.

Langkah ini menandai berakhirnya periode sulit Sancho di Old Trafford sejak kepindahannya beberapa tahun lalu. Meskipun sempat menjadi salah satu talenta paling menjanjikan di Eropa, inkonsistensi performa dan dinamika internal klub membuat manajemen klub memutuskan bahwa berpisah adalah jalan terbaik bagi kedua belah pihak demi kelangsungan karier sang pemain dan stabilitas finansial tim.

Minat Besar dari Borussia Dortmund

Klub raksasa Jerman, Borussia Dortmund, muncul sebagai peminat utama yang sangat mengagumi bakat Sancho. CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke, dikabarkan menjadi sosok kunci di balik keinginan klub untuk memulangkan mantan bintang mereka tersebut ke Signal Iduna Park.

Dortmund memantau situasi Sancho dengan cermat, mengingat sang pemain pernah mengecap kesuksesan besar selama periode pertamanya di Bundesliga sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Liga Inggris pada tahun 2021.

Status Kontrak Jadon Sancho

United rela melepas Sancho untuk memutus beban gaji demi memfasilitasi kepergiannya. Mereka siap merugi setelah mengeluarkan biaya transfer sebesar 73 juta poundsterling saat mendatangkannya.

Prioritas klub saat ini adalah membersihkan daftar gaji pemain guna memberikan fleksibilitas bagi manajer Michael Carrick dalam membidik target transfer baru.

Kendala Gaji dan Penyesuaian Finansial

Salah satu hambatan utama dalam proses berlabuhnya Sancho di Dortmund adalah gaji. Saat ini dia menerima 250 pounds per pekan. Jika mau kembali ke Jerman, dia harus bersedia menerima upah yang lebih kecil, diperkirakan encapai 50 persen dari pendapatannya saat ini. 

Dortmund tidak siap membayar gaji tinggi Sancho agar struktur upah pemain di klub tetap terjaga, mengingat perbedaan skala ekonomi antara Premier League dan Bundesliga yang cukup lebar.

Alasan Manchester United Ogah Terburu-buru Permanenkan Michael Carrick

Read Entire Article
Bisnis | Football |