Luka Modric Yakin Kroasia Bangkit Usai Kalah dari Inggris

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 diawali dengan hasil kurang memuaskan bagi Kroasia setelah takluk 2-4 dari Inggris pada laga pertama Grup L di Dallas. Meski gagal meraih poin, kapten tim Luka Modric tetap menunjukkan keyakinan tinggi terhadap peluang negaranya.

Kekalahan tersebut membuat Kroasia berada dalam tekanan karena masih harus menghadapi dua pertandingan tersisa. Namun, Modric menilai timnya masih memiliki kesempatan besar untuk memperbaiki posisi dan memenuhi target minimal di fase grup.

Gelandang veteran itu mengakui ada sejumlah kesalahan yang merugikan tim sepanjang pertandingan. Di sisi lain, ia melihat beberapa aspek positif yang dapat menjadi modal untuk bangkit pada laga berikutnya.

Modric Akui Kesalahan dan Evaluasi Pertandingan

Modric menilai babak pertama berjalan cukup seimbang meski Kroasia beberapa kali kebobolan gol yang sebenarnya bisa dihindari. Timnya sempat dua kali menyamakan kedudukan sebelum kembali tertinggal.

“Babak pertama cukup seimbang. Kami kebobolan gol-gol mudah, berhasil bangkit dua kali, lalu sangat disayangkan apa yang terjadi pada babak kedua,” kata Modric.

Ia juga mengakui kesalahannya saat menghasilkan penalti bagi Inggris. Menurutnya, kontak yang terjadi memang cukup untuk membuat wasit menunjuk titik putih.

“Soal penalti itu? Saya ceroboh. Memang ada sedikit sentuhan, dan itu cukup untuk penalti diberikan. Saya tidak melihat dia, sayangnya,” ujar Modric.

Gol ketiga Inggris menjadi titik balik yang sangat memengaruhi mental permainan Kroasia. Setelah kembali tertinggal, Kroasia kesulitan menemukan ritme untuk mengejar ketertinggalan.

“Gol ketiga itu mematikan kami. Kami harus membuka lembaran baru karena masih ada dua pertandingan lagi,” ucapnya.

Kroasia Fokus Bangkit pada Dua Laga Berikutnya

Modric menilai Kroasia harus segera memperbaiki kelemahan, terutama saat menghadapi situasi bola mati. Inggris mampu menciptakan banyak peluang dari skema tersebut sepanjang pertandingan.

Ia menegaskan tim memiliki waktu enam hari untuk melakukan pembenahan sebelum laga berikutnya. Pemain berusia 40 tahun itu optimistis performa Kroasia akan jauh lebih baik.

“Saya yakin segalanya akan lebih baik dan kami akan mencapai setidaknya target minimum kami di sini. Saya yakin kami akan tampil jauh lebih baik,” tutur Modric.

Pandangan serupa juga datang dari Ivan Perisic yang menilai kesalahan-kesalahan sederhana menjadi penyebab utama kekalahan. Meski demikian, ia melihat masih banyak hal positif yang dapat dipertahankan.

Perisic menilai gol pertama memiliki peran penting dalam pertandingan turnamen seperti Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, Kroasia menargetkan mampu unggul lebih dulu pada dua laga berikutnya agar bisa mengontrol jalannya pertandingan.

“Pada dua pertandingan berikutnya, kami harus mencetak gol lebih dulu dan kemudian mengendalikan permainan,” kata Perisic.

Sumber: Croatian Football Federation - Official Site

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lamine Yamal Berpeluang Jadi Starter Saat Spanyol Hadapi Arab Saudi

Read Entire Article
Bisnis | Football |