Luka Modric dan Masa Depannya Bersama AC Milan, Akhir Kisah atau Bab Baru?

10 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Luka Modric di AC Milan mulai menjadi topik hangat menjelang paruh akhir musim. Kontrak gelandang asal Kroasia itu akan berakhir pada Juni 2026, dan keputusan besar kian mendekat seiring berjalannya waktu.

Meski usia Modric tidak lagi muda, perannya di Milan justru semakin sentral. Di bawah kendali Massimiliano Allegri, ia menjadi pusat permainan dan figur yang sulit tergantikan di ruang tengah Rossoneri.

AC Milan memahami betul bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan sang pemain. Namun, klub dan Allegri tidak tinggal diam. Upaya meyakinkan Modric agar bertahan telah dilakukan jauh sebelum musim mencapai titik krusial.

Situasi ini menjadikan masa depan Modric bukan sekadar soal kontrak. Ada aspek teknis, emosional, dan fisik yang saling terkait, membentuk teka-teki besar tentang apakah kisahnya di San Siro akan berlanjut atau justru berakhir indah.

Modric dan Allegri, Simbiosis yang Sulit Dipisahkan

Sejak hari-hari pertama pramusim, hubungan profesional antara Luka Modric dan Massimiliano Allegri berkembang dengan sangat kuat. Keduanya menemukan kesamaan visi, baik dalam pendekatan taktik maupun manajemen tim.

Allegri menempatkan Modric sebagai jantung sistem 3-5-2. Dari posisi gelandang bertahan, sang pemenang Ballon d’Or mengatur tempo, menjaga keseimbangan, dan menjadi penghubung utama antar lini.

Kepercayaan Allegri kepada Modric tidak tergoyahkan. Bahkan, sang pelatih tak pernah mempertimbangkan untuk memainkan tim tanpa kehadiran Modric, meski klub telah melakukan investasi besar pada Ardon Jashari.

Bagi Allegri, nilai Modric melampaui statistik. Ia adalah pemimpin teknis, figur panutan di ruang ganti, dan simbol stabilitas dalam proyek Milan yang tengah dibangun secara bertahap.

Faktor Penentu: Fisik, Keluarga, dan Ambisi Terakhir

Secara performa, musim Modric bersama Milan berjalan sangat positif. Ia telah tampil dalam 25 pertandingan di semua kompetisi, mencetak satu gol, dan menyumbang tiga assist di Serie A.

Manajemen Milan sangat puas dengan kontribusinya. Opsi perpanjangan kontrak satu tahun sudah tercantum dalam kesepakatan awal, namun klub sepenuhnya menunggu sinyal dari Modric sendiri.

Keputusan akhir Modric akan dipengaruhi banyak faktor. Posisi Milan di akhir musim, pandangan keluarganya, serta bagaimana perjalanannya di Piala Dunia menjadi pertimbangan penting.

Namun, faktor paling menentukan tetap kondisi fisik. Modric ingin menilai sendiri bagaimana tubuhnya merespons tuntutan musim panjang.

Sumber: SempreMilan

Kenan Yildiz dan Bayang-Bayang Alessandro Del Piero di Juventus

Read Entire Article
Bisnis | Football |