Lionel Messi dan Argentina Masih Jadi Ancaman Utama di Piala Dunia 2026

9 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Argentina memasuki Piala Dunia 2026 dengan predikat juara bertahan sekaligus salah satu unggulan terkuat untuk merebut gelar juara. Lionel Messi dkk. bertekad menorehkan catatan bersejarah dengan mempertahankan trofi yang berhasil mereka menangkan di Qatar pada edisi sebelumnya.

Perhatian publik tentu masih tertuju kepada Lionel Messi. Sang kapten akan menginjak usia 39 tahun pada akhir Juni dan turnamen di Amerika Utara ini diyakini menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

Menjelang turnamen tersebut, legenda Argentina Hernan Crespo memberikan pandangannya mengenai peran Messi saat ini, peluang La Albiceleste mempertahankan mahkota dunia, hingga pemain-pemain yang menurutnya perlu tampil lebih dominan untuk membantu tim meraih sukses.

Crespo Sudah Menyadari Bakat Istimewa Messi Sejak Lama

Crespo dan Messi pernah berbagi ruang ganti saat membela Argentina di Piala Dunia 2006. Turnamen di Jerman itu menjadi edisi terakhir bagi Crespo, sekaligus penampilan perdana Messi bersama tim nasional senior di pentas terbesar sepak bola dunia.

Mantan penyerang yang pernah memperkuat Chelsea, AC Milan, dan Inter Milan tersebut mengaku langsung melihat kualitas luar biasa dalam diri Messi sejak pertama kali menyaksikannya bermain.

Ia juga mengenang duel Liga Champions antara Barcelona dan Chelsea pada tahun 2006, ketika bek Chelsea Asier del Horno diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Messi yang kala itu masih sangat muda.

Berbicara mengenai kondisi Messi saat ini, Crespo menilai sang megabintang telah mengalami perubahan peran yang wajar seiring bertambahnya usia. Meski demikian, kehadirannya tetap menjadi daya tarik besar bagi para pencinta sepak bola.

"Siapa pun yang mencintai sepak bola pasti akan menikmati melihatnya bermain," ujar Crespo.

"Di Piala Dunia nanti kita akan melihat Messi seperti yang tampil di Qatar, pemain yang lebih banyak menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Dia bukan lagi Messi yang menggiring bola melewati tiga pemain lalu mencetak gol. Fase itu sudah berlalu."

La Albiceleste Kini Punya Banyak Sumber Kekuatan

Crespo menilai salah satu perkembangan terbesar Argentina dalam beberapa tahun terakhir adalah kemampuan tim untuk tetap tampil kompetitif meski tidak sepenuhnya bergantung kepada Messi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Menurutnya, fondasi permainan yang dibangun Scaloni membuat Argentina mampu bermain efektif baik ketika Messi berada di lapangan maupun saat sang kapten tidak tampil. Ia pun menyoroti beberapa nama yang dianggap memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi motor tim dalam upaya mempertahankan gelar dunia. "Pemain seperti Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Emi Martinez harus mengambil peran yang lebih besar," kata Crespo. "Saya merasa bangga, tetapi kontribusi saya sangat kecil. Semua yang berhasil dicapai Messi berasal dari kerja keras dan kualitas yang ia miliki sendiri." Crespo percaya kedalaman skuad Argentina saat ini menjadi salah satu alasan mengapa mereka tetap diperhitungkan sebagai calon juara. Walaupun Messi tidak lagi berada pada level fisik yang sama seperti satu dekade lalu, Argentina dinilai memiliki cukup banyak pemain berkualitas untuk menjaga daya saing tim.

Read Entire Article
Bisnis | Football |