Johan Manzambi Mengguncang Piala Dunia 2026 Hanya dalam Waktu 18 Menit

7 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Johan Manzambi tidak membutuhkan waktu lama untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia. Pemain muda Swiss itu hanya memerlukan dua menit setelah masuk lapangan untuk mengubah jalannya pertandingan di Piala Dunia 2026.

Swiss meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6) dini hari WIB. Namun, sorotan utama pertandingan justru tertuju pada sosok Manzambi yang tampil luar biasa dari bangku cadangan.

Pelatih Murat Yakin memasukkan pemain berusia 20 tahun itu pada menit ke-72 untuk menggantikan Dan Ndoye. Keputusan tersebut langsung berbuah manis ketika Manzambi mencetak gol spektakuler hanya dua menit setelah menginjak lapangan.

Tidak berhenti sampai di situ, Manzambi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90. Dua gol dalam waktu singkat membuatnya menjadi salah satu cerita paling menarik pada fase awal Piala Dunia 2026.

Debut Gemilang yang Sulit Dilupakan

Masuk saat Bosnia mulai kehilangan intensitas permainan, Manzambi menunjukkan kualitas yang selama ini membuatnya digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik Swiss. Kecepatan, energi, dan insting menyerangnya langsung memberikan dimensi berbeda bagi tim asuhan Murat Yakin.

Gol pertamanya lahir melalui penyelesaian voli yang impresif untuk membawa Swiss menjauh dari kejaran lawan. Aksi tersebut sekaligus menjadi momen yang menegaskan keberaniannya tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

“Jujur, ini luar biasa. Ini adalah brace pertama dalam karier saya, dan di Piala Dunia pula,” kata Manzambi dikutip dari laman resmi FIFA.

“Mencetak dua gol di depan para penggemar dan keluarga saya, itu sangat, sangat menyenangkan. Saya rasa saya tidak akan bisa tidur malam ini," sambungnya.

Dari Freiburg ke Panggung Dunia

Penampilan gemilang Manzambi sebenarnya bukan kejutan bagi mereka yang mengikuti perkembangannya di level klub. Sepanjang musim bersama SC Freiburg, ia menjadi salah satu pemain muda paling menonjol di Bundesliga.

Kontribusinya turut membantu Freiburg mencapai final kompetisi Eropa pertama dalam sejarah klub. Ia bahkan mencetak gol penting pada leg kedua semifinal Liga Europa UEFA dan kemudian dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Musim Ini.

Murat Yakin pun melihat potensi besar yang dimiliki pemain muda tersebut untuk menjadi bagian penting masa depan Swiss.

“Johan adalah pemain yang ceria dengan kemampuan sepak bola yang luar biasa. Kami bisa menggunakannya secara fleksibel, lebih defensif, di lini tengah, tetapi juga di sayap sebagai striker,” kata Yakin.

“Dia adalah pemain sepak bola jalanan, tipe pemain yang perlu diberi kebebasan. Secara ofensif, dia memiliki kebebasan penuh. Anda melihatnya hari ini – dia bisa memberikan tekanan, dia memiliki kemampuan menggiring bola yang bagus dan dia bisa mencetak gol," sambungnya.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Meksiko vs Korea Selatan: Cho Gue-sung Sesali Peluang Emas yang Terbuang

Read Entire Article
Bisnis | Football |