Jalur KA Pekalongan-Sragi Kembali Dibuka, KAI Terapkan Kecepatan Terbatas

2 weeks ago 20

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan jalur hulu pada petak jalan Stasiun Pekalongan–Stasiun Sragi, tepatnya di KM 88+6/7, kembali dapat dilalui perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas 10 km/jam mulai Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menuturkan, pengoperasian kembali jalur tersebut dilakukan setelah kondisi genangan air di lokasi berangsur surut serta hasil pemeriksaan teknis menyatakan lintasan aman untuk dilalui.

"Setelah dilakukan pemantauan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu kini dapat difungsikan kembali dengan pembatasan kecepatan. Langkah ini dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” kata Anne, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (17/1/2026).

Kereta api pertama yang berhasil melintas dengan aman dan terkendali adalah KA 187 Joglosemarkerto.

Anne menambahkan, meskipun jalur telah dapat dilalui, KAI tetap melakukan pengawasan intensif di lapangan guna memastikan stabilitas prasarana.

"Petugas prasarana masih disiagakan untuk pemantauan lanjutan, sehingga kondisi lintasan tetap aman dan proses normalisasi dapat berjalan secara bertahap,” jelasnya.

Sebagai dampak penyesuaian operasional sebelumnya, beberapa perjalanan kereta api pada hari ini tetap dibatalkan.

Daftar KA yang dibatalkan (Update 17 Januari 2026):

1.KA 216 Kaligung relasi Brebes–Semarang Poncol

2 KA 217 Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan

3.KA 23 Argo Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir

4.KA 24 Argo Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang

5.KA 218 Kaligung relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol

6.KA 213 Kaligung relasi Semarang Poncol–Brebes

7. KA 175 Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen

KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen bagi pelanggan terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran para pelanggan. Keselamatan dan keandalan perjalanan KA tetap menjadi prioritas utama KAI,” ujar Anne.

Perjalanan KA Terganggu

Sebelumnya, sejumlah perjalanan kereta api (KA) dihentikan sementara imbas jalur KA antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tergenang banjir yang melanda wilayah itu sejak Sabtu dinihari. Banjir tersebut membuat jalur tidak dapat dilintasi KA.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, menuturkan, genangan air akibat banjir sudah mencapai batas kepala rel.

Menurut dia, genangan di beberapa titik sudah mencapai 10 cm di atas rel.

"Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati," ujar dia dikutip dari Antara, Sabtu (17/1/2026)..

Akibat kondisi tersebut, lanjut dia, jalur KA di Pantura Jawa Tengah tersebut ditutup sementara.

Ia menyebutkan sejumlah perjalanan KA dihentikan sementara akibat jalur yang terputus itu.

Beberapa perjalanan KA yang terganggu akibat rel yang tergenang itu antara lain KA Jayabaya, KA Harina, KA Argo Anjasmoro, KA Tawangjaya Premium dan KA Blambangan Ekspres, KA Kertajaya dan KA Dharmawangsa.

PT KAI, lanjut dia, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi genangan air dengan terus melakukan upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan perjalanan KA.

Ia menuturkan, PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak kondisi tersebut.

Kereta Jalur Pantura Terlambat hingga 2,5 Jam Akibat Rel Terendam Banjir di Kendal, KAI Minta Maaf

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah, khususnya pada petak jalan antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri di Kabupaten Kendal.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menjelaskan gangguan tersebut dipicu oleh luapan air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1) malam.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur terendam hingga batas kepala rel serta menimbulkan gogosan, sehingga perjalanan sejumlah kereta api dari arah barat ke timur maupun sebaliknya harus dihentikan sementara demi menjaga keselamatan.

“Penghentian sementara perjalanan dilakukan sebagai langkah pengamanan. Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama,” kata Anne dilansir Antara, Jumat (16/1/2026).

Petugas KAI segera melakukan penanganan di lokasi terdampak. Seiring dengan curah hujan yang mulai menurun, jalur antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri kembali dapat dilintasi pada Jumat dini hari.

Namun demikian, ia mengatakan perjalanan kereta api masih diberlakukan pembatasan kecepatan hingga kini maksimal 40 km per jam sambil menunggu penyelesaian perbaikan prasarana.

Kereta Terlambat hingga 2,5 Jam

Dampak dari kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan 18 perjalanan KA penumpang antarkota, dengan waktu keterlambatan berkisar 8 menit hingga sekitar 2,5 jam. Keterlambatan terjadi akibat pengaturan perjalanan dan antrean kereta api untuk menunggu jalur dinyatakan aman.

“Saat ini, perjalanan kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah berangsur kembali normal. Petugas tetap melakukan pemantauan dan perbaikan lanjutan agar layanan kepada pelanggan dapat berjalan lancar,” ujar Anne.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan perjalanan serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran selama proses penanganan berlangsung.

Read Entire Article
Bisnis | Football |