Jadi Pelatih Persija Jakarta, Berapa Durasi Kontrak Shin Tae-yong?

6 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Shin Tae-yong telah resmi diumumkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta. Penunjukkan ini menimbulkan tanda tanya terkait durasi kontrak juru taktik asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong akan menangani Persija Jakarta untuk musim 2026/2027. Pelatih berusia 55 tahun itu ditunjuk untuk menggantikan Mauricio Souza, yang kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen.

Eks pelatih Timnas Indonesia itu dipercaya untuk bisa memimpin Persija Jakarta bersaing sebagai klub terbaik di Indonesia musim depan. Kepercayaan yang diberikan pun bukan main-main.

Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengungkapkan bahwa Shin Tae-yong dikontrak dengan durasi cukup panjang. Yakni selama tiga tahun, berbeda dengan dua pelatih Macan Kemayoran sebelumnya, Souza dan Carlos Pena.

“Durasi kontrak kurang lebih 3 tahun,” ungkap Prapanca dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS).

Alasan Dikontrak 3 Tahun

Prapanca menjelaskan, pemberian kontrak berdurasi tiga tahun kepada Shin Tae-yong bukan sembarang. Langkah ini merupakan bagian dari proses membangun Persija Jakarta. 

Manajemen, kata Prapanca, ingin Shin Tae-yong dapat terlibat lebih dalam pembentukan skuad Persija Jakarta dan pengembangan talenta muda Macan Kemayoran.

"Kami berproses. Jadi tentunya coach Shin perlu terlibat dalam infrastruktur Persija terutama pengembangan pemain muda kita. Semua coba kami akselerasi selama tiga tahun kedepan,” terang Prapanca.

Bukan Keputusan Singkat

Selain durasi kontrak, Prapanca juga menjelaskan alasan di balik keputusan manajemen mendatangkan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta. Ia menyebut pertimbangan pemilihan ini dilakukan dari jauh-jauh hari.

"Pemilihan pelatih bukanlah keputusan yang diambil dalam waktu singkat. Manajemen bersama para pemangku kepentingan telah melalui proses diskusi yang panjang, intens, dan matang untuk melakukan evaluasi serta pencarian demi menemukan sosok yang paling sesuai dengan visi dan misi Persija ke depan," kata Presiden Persija, Prapanca.

"Persija butuh figur yang punya pengalaman dengan level tertinggi, karakter kepemimpinan yang kuat, memahami tuntutan sepak bola modern dan membangun budaya kerja kompetitif dan berkelanjutan. Semoga pilihan kita ini akan jadi titik balik masa depan Persija," jelasnya menambahkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Alexander Sorloth Selangkah Lebih Dekat ke Juventus dengan Kesepakatan Pribadi

Read Entire Article
Bisnis | Football |