It's Coming Home Langsung Menggema Begitu Inggris Menang 4-2 atas Kroasia

15 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan yang menghibur. The Three Lions mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 pada laga pertama Grup L yang digelar di AT&T Stadium, Arlington, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

Laga berlangsung sengit dengan enam gol tercipta sepanjang pertandingan. Inggris sempat dua kali kehilangan keunggulan sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui performa impresif pada babak kedua.

Harry Kane menjadi tokoh utama kemenangan Inggris setelah mencetak dua gol. Jude Bellingham dan Marcus Rashford kemudian melengkapi pesta gol yang membawa pasukan Thomas Tuchel memuncaki klasemen sementara Grup L.

Kemenangan tersebut tidak hanya disambut meriah oleh para pemain di lapangan. Ribuan pendukung Inggris yang berada di stadion maupun lokasi nonton bersama juga meluapkan kegembiraan dengan cara yang khas.

It's Coming Home Kembali Menggema

Euforia langsung terasa sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Para pendukung Inggris merayakan kemenangan penting itu dengan nyanyian yang sudah sangat identik dengan perjalanan tim nasional mereka.

Jurnalis BBC Sport, Neil Johnston, melaporkan bahwa suasana meriah terlihat di berbagai lokasi nonton bersama. Salah satu momen paling mencuri perhatian terjadi di Philadelphia.

"It's Coming Home, It's Coming Home teriak para penggemar Inggris saat peluit akhir berbunyi di Lion Sports Bar di Philadelphia," tulis laporan Neil Johnston pada BBC Sport.

Frasa It's Coming Home atau Football's Coming Home telah lama menjadi simbol harapan para pendukung Inggris. Slogan tersebut menggambarkan kerinduan mereka melihat tim nasional kembali mengangkat trofi besar setelah terakhir kali menjadi juara dunia pada Piala Dunia 1966.

Apresiasi Pemain dan Dukungan Fans Jadi Modal Inggris

Perayaan tidak hanya terjadi di luar lapangan. Para pemain Inggris juga menunjukkan apresiasi besar kepada para suporter yang hadir langsung di stadion.

Setelah pertandingan berakhir, skuad Inggris menghampiri tribun pendukung mereka. Para pemain kemudian berdiri bersama dan memberikan penghormatan kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang laga.

Mantan kiper Inggris, Paul Robinson, menilai hubungan antara pemain dan pendukung menjadi salah satu kekuatan penting yang dimiliki skuad asuhan Thomas Tuchel. Menurutnya, atmosfer positif seperti ini bisa menjadi modal berharga dalam perjalanan panjang di turnamen.

"Sebagai pemain, Anda menghargai dukungan luar biasa dari para pendukung Inggris ini. Inggris akan membutuhkan dukungan para penggemar ini di seluruh tim. Para penggemar akan mendukung tim ini," ucap mantan kiper Inggris, Paul Robinson.

"Ada rasa saling menghormati. Ngomong-ngomong, sungguh momen yang luar biasa," sambung Paul Robinson.

Sumber: BBC Sport

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Kane Samai Rekor Legenda Inggris, Kroasia Dipaksa Menyerah 4-2

Read Entire Article
Bisnis | Football |