Jakarta, CNN Indonesia --
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menilai serangan terbarunya ke Kuwait pada Selasa (2/6) bisa menjadi pelajaran bagi Amerika Serikat yang untuk tak macam-macam di tengah upaya perundingan mengakhiri perang.
IRGC menuturkan serangan ke fasilitas militer AS di Kuwait ini merupakan balasan atas serangan ke sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Larut malam tadi, militer agresor AS menyerang sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Selat Hormuz menggunakan proyektil udara, yang menyebabkan kerusakan pada ruang mesin kapal tanker tersebut," demikian bunyi pernyataan IRGC seperti dikutip Al Jazeera.
"Sebagai respons atas tindakan agresi dan pelanggaran terhadap aturan yang mengatur Selat Hormuz, sebuah kapal milik musuh Amerika-Zionis bernama Panaya menjadi sasaran rudal yang diluncurkan Angkatan Laut IRGC," papar IGC menambahkan.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC juga menyebut militer AS kemudian menyerang menara komunikasi milik IRGC di Pulau Qeshm.
"Sebagai balasan, Pasukan Dirgantara IRGC melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan udara dan helikopter mereka yang berada di salah satu negara di kawasan, serta terhadap markas Armada Kelima AS," lanjut pernyataan IRGC tersebut.
"Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi akan dibalas dengan respons yang berbeda dan lebih keras, dan kami telah bertindak sesuai peringatan itu. Respons ini harus menjadi pelajaran. Kami kembali menegaskan bahwa mengganggu keamanan Selat Hormuz akan membawa konsekuensi berat bagi militer agresor AS."
Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat atau United States Central Command (CENTCOM) menyatakan pihaknya melancarkan tembakan "untuk membela diri" sebagai "respons atas upaya serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah".
CENTCOM juga mengeklaim serangan Iran ke negara sekutunya di kawasan Teluk Persia itu juga gagal mencapai target yang dituju.
"Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan, namun seluruhnya gagal mencapai target yang dituju. Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait jatuh sebelum mencapai sasaran atau hancur di tengah perjalanan, sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh sistem pertahanan udara AS dan Bahrain," bunyi pernyataan CENTCOM.
Saling serang AS dan Iran ini terjadi kala kedua negara masih berunding untuk mencapai kesepakatan mengakhiri perang.
Sejak perang pecah pada 28 Februari lalu, negara Arab di kawasan Teluk Persia kerap menjadi sasaran serangan balasan Iran. Selain karena sekutu AS, negara-negara Arab termasuk Kuwait juga menampung pangkalan dan fasilitas militer lain AS.
Karena itu, Iran selalu menjadikan negara-negara Arab sebagai target serangan balasan ke AS.
(rds)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
4






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5461781/original/040984600_1767441214-20260103AA_BRI_Super_League_Persija_Jakarta_vs_Persijap_Jepara-7.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5227787/original/093812800_1747821037-WhatsApp_Image_2025-05-21_at_16.41.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5177578/original/039609200_1743214447-5959e712-365d-4b9a-bb6b-7f4725aeb2a4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495574/original/049685400_1770376747-Salah_satu_peserta_Faldo_Series_Indonesia_Sania_Talita_Wahyudi_-_Credit_Yulius_Martinus_OB_Golf_DSC_9917.jpg.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492330/original/099170100_1770168727-AP26034769477253.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456778/original/094390500_1766970452-AP25361556305033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365235/original/020258000_1759148880-1000102806.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475871/original/080231800_1768667408-arbeloa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156944/original/080800000_1741570116-arteta.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493167/original/090116200_1770196289-000_962866J.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492292/original/021560900_1770153129-christopher_nkunku_selebrasi_balon_bologna_ac_milan_Massimo_Paolone_LaPresse_via_AP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5263918/original/093970700_1750835801-AP25173589805484.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494684/original/017868700_1770307564-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_20.32.02.jpeg)