Inggris di Piala Dunia 2026: Bukan Favorit, Tapi Punya Mimpi Besar!

9 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris memasuki Piala Dunia dengan ekspektasi tinggi dari publik sepak bola dunia. Namun, pelatih Thomas Tuchel justru memilih meredam euforia yang mengiringi perjalanan Three Lions menuju turnamen di Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 akan menjadi kesempatan lain bagi Inggris untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia. Sejak mengangkat trofi pada tahun 1966, Inggris belum pernah lagi berdiri di puncak sepak bola dunia.

Meski demikian, performa Inggris dalam beberapa turnamen besar terakhir menunjukkan mereka tetap menjadi salah satu kekuatan utama Eropa. Dua final Euro dan satu semifinal Piala Dunia menjadi bukti bahwa Three Lions terus berada di jalur persaingan elite.

Menjelang laga pembuka Grup L melawan Kroasia pada 17 Juni mendatang, Tuchel menegaskan timnya datang dengan ambisi besar. Akan tetapi, ia menolak anggapan bahwa Inggris merupakan favorit utama untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Inggris Punya Ambisi Besar, Tetapi Bukan Favorit

Status Inggris sebagai salah satu unggulan muncul setelah berbagai prediksi menjagokan mereka melangkah jauh di turnamen. Bahkan, superkomputer Opta memberikan peluang 11 persen bagi Inggris untuk menjadi juara dunia.

Angka tersebut hanya berada di bawah Spanyol yang memiliki peluang 16 persen dan Prancis dengan 13 persen. Secara statistik, Inggris memang masuk dalam kelompok kandidat kuat juara.

Namun, Tuchel melihat situasi tersebut dari sudut pandang berbeda. Menurut pelatih asal Jerman itu, status favorit harus diberikan kepada negara yang telah terbukti mampu memenangkan turnamen besar dalam beberapa dekade terakhir.

"Ada berapa tim favorit? Tidak, kami bukan favorit utama. Kami tidak mungkin menjadi favorit utama karena kami belum memenangkannya selama bertahun-tahun," ucap Tuchel.

"Ada tim-tim yang sudah terbukti menang di turnamen ini dengan lebih banyak kesuksesan. Kami berkompetisi, kami bermimpi besar, dan kami tahu apa yang dibutuhkan," sambung mantan manajer Chelsea itu.

Portugal Jadi Tim yang Paling Diwaspadai

Menariknya, ketika diminta menyebut tim yang layak dianggap favorit, Tuchel tidak langsung menunjuk Spanyol atau Prancis. Ia justru menaruh perhatian besar pada Portugal yang datang dengan modal sangat menjanjikan.

Portugal dinilai memiliki kombinasi ideal antara pengalaman, kualitas individu, dan momentum positif. Kesuksesan mereka di UEFA Nations League menjadi salah satu alasan mengapa Tuchel memberikan perhatian khusus.

"Setelah kesuksesan mereka di Nations League dan keterlibatan para pemain dalam kemenangan Paris Saint-Germain di Liga Champions, mereka adalah salah satu favorit," tambah Tuchel.

"Mereka memiliki tim sepak bola yang kuat. Pelatih yang kuat dan pemain yang kuat," tegasnya.

Sumber: FotMob

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Inggris Sudah Jadwalkan Parade Juara

Read Entire Article
Bisnis | Football |