Liputan6.com, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta para importir dan distributor kedelai harus mematuhi harga acuan penjualan (HAP) yang telah ditetapkan. Jika tidak, ada sanksi tegas yang disiapkan bagi para importir atau distributor nakal.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa mengatakan perintah itu datang dari Menteri Pertanian/Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman.
"Kami sudah memastikan ke importir untuk menjaga agar harga acuan dipastikan diberlakukan. Jangan sampai menaikkan melebihi harga acuan. Kami perintahkan, kami minta, dan ini juga memang amanat dari Bapak Menteri Pertanian sekaligus Bapak Kepala Bapanas," kata Ketut dalam keterangan resmi, Rabu (15/4/2026).
Dia menegaskan ada sanksi yang akan diberikan kepada importir maupun distributor jika harga kedelai terlampau mahal di tingkat pengrajin tahu tempe. Dia meminta importir dan distributor tidak mengambil untung terlalu besar.
"Jadi kalau ada yang melebihi ketidakwajaran, kami bisa mencabut izin distributor, menahan izin importir. Sekali lagi, arahan Bapak Kepala Bapanas, kasih rambu-rambu bagi importir dan distributor sehingga tidak serta-merta menaikkan. Keuntungannya jangan berlebihan sehingga kewajaran perlu dijaga," tegas dia.
Ketut mengamini adanya kenaikan harga kedelai impor. Meski begitu, kenaikan harganya dinilai masih dalam batas wajar. "Kami intensif berkoordinasi dengan teman-teman importir. Bagaimana kondisinya saat ini, artinya naiknya tapi masih tidak terlalu signifikan dan dalam kategori sangat wajar. Namun demikian, secara ketentuan harga saat ini masih sesuai dengan harga acuan yang kita tetapkan," tutur Ketut.
Harga Kedelai
Data yang dimiliki Ketut menunjukkan, harga kedelai di DKI Jakarta paling tinggi mencapai Rp 11.000 per kilogram (kg) dan paling rendah di harga Rp 10.500 per kg. Secara keseluruhan, rata-rata harga kedelai di Regional Jawa berada di Rp 10.555 per kg.
Selanjutnya untuk Regional Sumatera terpantau cukup berfluktuasi di rerata harga Rp 11.450 per kg. Rata-rata harga kedelai di Regional Sulawesi berada di Rp 11.113 per kg. Sementara rata-rata harga di Bali-NTB dan Kalimantan masing-masing berada di Rp 10.550 per kg dan 10.908 per kg.
"Harga kedelai paling rendah itu Rp 10.500 sampai Rp 11.000 di Jakarta. Itu harga di tingkat pengrajin tahu tempe. Memang ada yang Rp 12.000, itu di Aceh dan Sumut. Namun sebenarnya kondisi harga kedelai di pengrajin tahu tempe ini masih sesuai dengan harga acuan yang kita tetapkan," ujar Ketut.
Ketentuan harga kedelai telah diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024. HAP di tingkat konsumen atau pengrajin tahu dan tempe maksimal Rp 11.400 per kg untuk kedelai lokal. Sementara HAP kedelai impor maksimal di Rp 12.000 per kg dengan asumsi harga kedelai di tingkat importir Rp 11.500 per kg.
Perajin Tahu-Tempe Tertekan Harga Plastik
Sebelumnya, Kenaikan harga bahan baku kembali menekan pelaku usaha tempe dan tahu. Tak hanya kedelai, lonjakan harga plastik untuk kemasan kini menjadi beban baru yang cukup berat bagi para perajin tempe dan tahu.
Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (GAKOPTINDO), Tri Harjono, mengatakan para pelaku usaha sejatinya sudah terbiasa menghadapi fluktuasi harga bahan baku. Namun, kenaikan harga plastik kali ini dinilai cukup signifikan.
"Kalau terkait dengan harga, tentunya nanti akan mengikuti pasar. Otomatis dengan harga bahan yang ada kenaikan, itu ada dua kemungkinan strategi menghadapinya. Pertama, ada kemungkinan menaikkan harga tahu atau tempe. Yang kedua, ada kemungkinan memperkecil atau mempertipis,” ujar Tri dalam Rakernas Gakoptindo, di Mess Kementerian Pertanian, Selasa (14/4/2026).
Ukuran Diperkecil
Terkait strategi penyesuaian ukuran, ia menjelaskan, tempe yang sebelumnya berbobot 400 gram bisa dikurangi menjadi sekitar 375 gram. Cara lain adalah dengan menipiskan ukuran tempe atau tahu agar biaya produksi tetap tertutupi tanpa harus langsung menaikkan harga.
"Bahwa bentuk tempenya itu bisa dipertipis atau tahunya dipertipis,” ujar dia.
Tri mengungkapkan, para perajin juga harus menghadapi kenaikan harga plastik. Di sejumlah daerah, harga plastik bahkan dilaporkan melonjak hingga dua kali lipat. Secara umum, kenaikan berada di kisaran 50%-90%, dan bahkan ada yang 100%.
Kondisi ini tidak mudah diatasi. Penggunaan daun sebagai alternatif pembungkus dinilai kurang efektif, baik dari sisi ketersediaan maupun efisiensi waktu produksi.
"Padahal kita kalau mau membungkus tempe dengan daun ini kayaknya sudah agak sulit ya. Dan memang daunnya juga sudah agak sulit didapat,” ujar dia.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/663000/original/IMF-logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556085/original/075940400_1776231291-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_23.11.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556065/original/081242900_1776230586-Kementerian_PANRB_menjajaki_kerja_sama_bilateral_dengan_Federasi_Rusia-15_April_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4776905/original/006239500_1710816232-WhatsApp_Image_2024-03-18_at_12.27.40.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261711/original/021340900_1750682308-AP23139497868577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261709/original/073601900_1750682129-AP23109392605674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544033/original/072242900_1775044434-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555581/original/025407600_1776167270-Screenshot_20260414_182946_Chrome.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555325/original/070879600_1776152452-1000289476.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3242922/original/051637600_1600523602-Para_kru_Kapal_Gas_Ambalat_Pertamina_saat_bersiap_mengawal_penyaluran_gas_ke_Terminal_LPG_di_Pelabuhan_Cirebon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555157/original/037464100_1776145312-tah2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5031435/original/074222000_1733074128-AP24336517258860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482252/original/052974900_1769168891-publikasi_1769163600_69734b50b3a7d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467577/original/035269700_1767923184-AP26008792900594.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473020/original/097246400_1768383522-1000205954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479679/original/084946100_1768985177-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.31.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456037/original/093352400_1766787645-G9HzWs2WgAAhOsG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456401/original/043486900_1766869079-andrea-cambiaso-juventus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456032/original/033890000_1766784357-Manchester-United-Newcastle-lisandro-martinez-sandro-tonali.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3149800/original/042221500_1591853664-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-2.jpg)
