Ibu Kylian Mbappe Dapat Gaji Lebih Tinggi dari 7 Pemain Real Madrid, Mengapa Bisa Begitu?

12 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Ada kabar menarik tentang Kylian Mbappe di Real Madrid, akan tetapi bukan soal performa di lapangan. Sorotan justru mengarah pada sosok di balik layar: ibunya sendiri, Fayza Lamari.

Laporan media Eropa menyebut Lamari menerima bayaran yang melampaui gaji tujuh pemain tim utama Real Madrid musim lalu. Angka ini mengejutkan, mengingat Los Blancos dikenal memiliki struktur gaji elite.

Fakta tersebut tidak lepas dari status Mbappe sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Santiago Bernabeu. Capology mencatat Mbappe mengantongi sekitar £520.000 per pekan, melampaui Vinicius Junior yang berada di kisaran £415.000 per pekan.

Kepindahan Mbappe ke Real Madrid pada musim panas 2024 memang menjadi salah satu transfer paling signifikan dalam satu dekade terakhir. Nilai ekonominya sangat besar, dan peran agen menjadi faktor kunci dalam kesepakatan tersebut.

Peran Agen dan Skema Khusus Mbappe

Dalam sepak bola modern, agen memegang peran strategis dalam transfer level tertinggi. Kompensasi mereka pun ikut meningkat seiring membengkaknya nilai kontrak pemain bintang.

Mbappe diwakili oleh ibunya sendiri, Fayza Lamari, mantan atlet bola tangan Prancis. Lamari telah mendampingi Mbappe sejak usia 15 tahun dan mengelola kariernya secara langsung.

Media Portugal A Bola melaporkan bahwa Lamari menerima €4,5 juta bersih per tahun sebagai agen Mbappe. Nilai tersebut telah dimasukkan dalam kontrak lima tahun sang pemain di Real Madrid.

Kesepakatan ini semakin istimewa karena Lamari pernah mengungkap detailnya. Ia telah sepakat dengan Mbappe di mana ia akan menerima 30 persen dari gajinya dalam sebuah wawancara dengan Envoye Special pada 2024.

Mengapa Bisa Melampaui Gaji Pemain Real Madrid?

Dengan skema tersebut, Lamari disebut menghasilkan lebih banyak daripada tujuh pemain tim utama Real Madrid. Mereka adalah Raul Asencio, Franco Mastantuono, Gonzalo Garcia, Andriy Lunin, Fran Garcia, Arda Guler, dan Brahim Diaz.

Kondisi ini dimungkinkan karena struktur gaji di Real Madrid yang bertingkat. Sejumlah pemain muda dan lulusan akademi menerima bayaran jauh lebih rendah dibandingkan bintang utama.

Selain itu, Real Madrid tidak membayar biaya transfer kepada Paris Saint-Germain. Kontrak Mbappe berakhir, sehingga klub mengalihkan anggaran tersebut ke bonus penandatanganan yang sangat besar.

Dalam konteks ini, agen berhak atas bagian signifikan dari keseluruhan paket. Sejarah mencatat praktik serupa, seperti Pini Zahavi yang menerima sekitar €45 juta saat transfer Neymar ke PSG, serta Mino Raiola yang mengantongi £24 juta dalam kepindahan Paul Pogba ke Manchester United.

Sumber: Sportbible

Alvaro Arbeloa Nilai Kylian Mbappe di Jalur Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo

Read Entire Article
Bisnis | Football |