Gianni Infantino Sindir Italia yang Kembali Gagal ke Piala Dunia, Candaan Presiden FIFA Jadi Sorotan

4 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjadi perbincangan setelah melontarkan candaan mengenai kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia. Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menghadiri sebuah acara di Mexico City, Kamis (12/6/2026).

Momen itu terjadi ketika Infantino mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan FIFA memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2030. Saat ini, turnamen edisi 2026 akan menjadi yang pertama menggunakan format 48 tim, meningkat dari sebelumnya 32 peserta.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Infantino mengungkapkan bahwa wacana penambahan jumlah peserta memang pernah dibahas di internal FIFA. Namun, jawaban serius itu kemudian diselingi candaan yang langsung menarik perhatian publik.

"Kami sudah membahas kemungkinan ekspansi menjadi 64 tim. Isu itu telah diajukan kepada Dewan FIFA," ujar Infantino.

Tak berhenti di situ, ia kemudian menambahkan sambil tersenyum, "Mungkin Italia bisa lolos jika ada 64 tim. Atau bahkan kita bisa memperluasnya menjadi 208 tim."

Sentilan untuk Italia

Candaan tersebut segera menjadi headline di berbagai media internasional. Banyak pihak menilai komentar itu menyentil performa Italia yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami masa sulit di ajang kualifikasi Piala Dunia.

Sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah sepak bola dengan empat gelar juara dunia, Italia justru mengalami kemunduran dalam tiga edisi terakhir.

Gli Azzurri gagal tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022, serta kembali tidak berhasil mengamankan tiket menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Wacana Penambahan Peserta Piala Dunia

Wacana penambahan peserta menjadi 64 tim untuk edisi 2030 sendiri masih dalam tahap pembahasan. Ide tersebut didorong oleh Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez, sebagai bagian dari perayaan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Turnamen Piala Dunia 2030 dijadwalkan berlangsung di tiga negara utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko. Sementara itu, beberapa pertandingan pembuka juga direncanakan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai penghormatan terhadap sejarah turnamen pertama yang berlangsung pada 1930.

Meski demikian, Infantino menegaskan bahwa fokus utama FIFA saat ini adalah mengevaluasi penerapan format 48 tim yang baru akan digunakan pada Piala Dunia 2026 sebelum mengambil keputusan terkait ekspansi lebih lanjut.

Reaksi Italia

Di Italia, pernyataan tersebut memicu respons dari Menteri Olahraga, Andrea Abodi. Ia mengaku terkejut dengan komentar Infantino dan ingin memperoleh penjelasan langsung mengenai maksud sebenarnya dari candaan tersebut.

"Mengingat jarak Italia dan Meksiko cukup jauh, saya lebih memilih berbicara dengannya melalui telepon untuk memahami apa yang sebenarnya ia maksud," kata Abodi kepada media lokal.

"Saya ingin mendengarnya langsung dari beliau."

Terlepas dari nuansa bercanda yang menyertai pernyataan itu, komentar Infantino kembali mengingatkan publik pada kenyataan pahit yang sedang dihadapi Italia. Negara yang pernah menjadi kekuatan besar sepak bola dunia tersebut kini harus bekerja keras untuk mengembalikan reputasinya dan memastikan tidak lagi absen dari panggung terbesar sepak bola internasional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Tempat Menonton Brasil vs Maroko di Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |