Frenkie de Jong Bangkit dari Mimpi Buruk Cedera Jelang Piala Dunia 2026

8 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Belanda mendapatkan suntikan tenaga penting menjelang Piala Dunia 2026. Frenkie de Jong memastikan dirinya telah pulih sepenuhnya dan siap kembali menjadi motor permainan Oranje di panggung sepak bola terbesar dunia.

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi Belanda yang akan bersaing di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. De Jong merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skema permainan tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Perjalanan gelandang berusia 29 tahun itu menuju Piala Dunia kali ini tidak berjalan mudah. Cedera engkel dan robekan hamstring sempat membuatnya harus melewati periode panjang di ruang perawatan.

Kini, situasinya telah berubah sepenuhnya. De Jong datang ke pemusatan latihan Timnas Belanda dengan kondisi yang jauh lebih baik dan siap mengemban peran sentral di lini tengah Oranje.

Piala Dunia 2026 Jadi Momen Kebangkitan De Jong

Piala Dunia 2026 memiliki makna khusus bagi De Jong. Setelah melewati masa sulit akibat cedera, hasratnya untuk kembali bermain bersama Timnas Belanda justru semakin besar.

Gelandang Barcelona tersebut menilai skuad Belanda saat ini memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Namun, menurutnya, kualitas individu harus dibarengi kemampuan membangun kekompakan sebagai sebuah tim.

"Keinginan saya untuk berada di sana dan memberikan yang terbaik jadi semakin besar. Sejak saya bergabung dengan tim nasional, saya merasa inilah skuad Belanda yang memiliki potensi terbesar. Tetapi kami juga harus memastikan bahwa kami bisa menjadi tim terbaik," ujar De Jong kepada The Guardian.

Pernyataan itu menunjukkan optimisme tinggi yang kini dimiliki De Jong. Ia berharap Belanda mampu memaksimalkan kualitas skuad untuk bersaing dengan tim-tim elite dunia di Piala Dunia 2026.

Cedera Panjang yang Sulit Dilupakan

De Jong mengakui bahwa masa pemulihan yang panjang menjadi salah satu periode paling berat dalam kariernya. Cedera yang dialami membuatnya harus melewatkan Euro 2024 dan sejumlah pertandingan penting lainnya.

Absennya De Jong pada Euro 2024 menjadi kehilangan besar bagi Belanda. Saat itu, ia harus menepi hampir enam bulan karena masalah pada pergelangan kaki yang tak kunjung pulih.

"Bagi pemain seperti saya, enam bulan terasa seperti selamanya. Itu adalah masa tersulit dalam hidup saya," kata De Jong.

"Saya pernah mengalami cedera saat masih di Ajax pada 2018, ketika Ronald Koeman akan memanggil saya ke tim nasional. Saat latihan, saya mencoba menghalau bola lalu mendarat dengan posisi yang salah hingga ligamen di pergelangan kaki saya robek. Namun itu tidak ada apa-apanya dibanding cedera yang saya alami kali ini," lanjutnya.

Fix Tinggalkan Persija Jakarta, Pemain Brasil Curhat Terpaksa Pergi Gara-gara Ini

Read Entire Article
Bisnis | Football |