Fabio Capello Ungkap Masalah Besar Milan Usai Dibantai Udinese

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Fabio Capello memberikan analisis tajam terhadap performa AC Milan setelah kekalahan dari Udinese. Ia menilai tim mengalami masalah serius yang tidak hanya soal taktik.

Milan harus menelan kekalahan telak 0-3 saat menjamu Udinese di San Siro. Hasil tersebut membuat posisi mereka dalam perebutan tiket Liga Champions semakin terancam.

Dua laga sebelumnya, Milan sempat memiliki keunggulan sembilan poin dari pesaing. Kini jarak tersebut menyusut menjadi lima poin dan berpotensi semakin menipis.

Capello menyaksikan langsung pertandingan tersebut dari tribun. Ia melihat secara jelas bagaimana tim asuhan Massimiliano Allegri kesulitan sepanjang laga.

Bukan Formasi, Masalah Ada pada Ritme Permainan

Capello menegaskan bahwa perubahan formasi bukanlah penyebab utama kekalahan Milan. Ia menilai masalah utama justru terletak pada ritme permainan tim.

Menurutnya, Udinese tampil jauh lebih cepat dan agresif dibandingkan Milan. Hal itu membuat Rossoneri kesulitan mengimbangi intensitas lawan.

"Tidak, mari kita kesampingkan formasi. Masalahnya, jika ada, adalah tempo permainan. Udinese satu setengah kali lebih cepat," ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.

"Mereka memenangkan semua duel, menyerang dan melakukan serangan balik dengan intensitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan Rossoneri. Jadi, Anda bisa memainkan taktik apa pun, tetapi tetap akan kalah," tegas Capello.

Penurunan Performa Sulit Dibenarkan

Capello juga mempertanyakan penurunan performa Milan dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Menurutnya, Milan tidak memiliki jadwal padat karena tidak tampil di banyak kompetisi. Hal itu seharusnya menjadi keuntungan bagi tim.

"Dengan catatan bahwa Udinese bermain sangat baik dan merupakan tim yang sulit dihadapi, penurunan Milan tidak bisa dibenarkan," kata Capello.

"Dalam musim tanpa kompetisi tambahan, dengan tersingkir lebih awal dari Coppa Italia, saya berpikir bahwa semuanya berawal dari pikiran, bukan dari kaki," lanjut Capello.

Faktor Mental Jadi Sorotan

Capello menilai masalah utama Milan kemungkinan besar berasal dari aspek mental. Ia menduga ada dampak psikologis setelah tim tersingkir dari perburuan gelar.

Selain itu, ia juga melihat kemungkinan para pemain merasa terlalu nyaman dengan posisi mereka di klasemen. Hal itu berdampak pada menurunnya performa tim.

"Mungkin para pemain Rossoneri merasakan dampak dari tersingkirnya mereka dalam perburuan Scudetto setelah kekalahan di Napoli," ujar Capello.

"Atau mungkin mereka merasa berada di posisi aman karena tiket Liga Champions tampak sudah di tangan," tutup Capello.

Sumber: Sempre Milan

Persaingan Sengit di Liga Italia

Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste: Garuda Muda Pesta Gol di Laga Perdana Piala AFF U-17

Read Entire Article
Bisnis | Football |