Liputan6.com, Jakarta - Analis menilai ketimbang melihat pergerakan harga emas yang turun ke US$ 4.000 dalam jangka pendek, investor harus lebih fokus kepada perkembangan emas dalam sistem keuangan global. Hal ini ditunjukkan dari peran emas kini beralih menjadi aset moneter utama seiring bank sentral menambah cadangan.
Melansir Kitco News, Rabu (15/7/2026), Direktur Strategi Investasi Abrdn, Robert Minter, mengatakan koreksi harga emas tidak membawa risiko pada investasi jangka panjang emas. Dia menilai, likuidasi justru menghilangkan kelebihan spekulatif serta menjaga sumber permintaan terkuat pasar tetap utuh.
"Saya rasa tidak ada yang membahayakan pasar emas secara struktural,” ujarnya.
"Koreksi ini adalah hal baik menurut saya," ia menambahkan.
Bagi Minter, penurunan harga emas adalah hasil kombinasi faktor teknikal, dan bukan nilai fundamental emas yang memburuk. Dia juga menyorot perdagangan logam mulia dengan leverage, likuidasi posisi spekulatif, serta perubahan arus investasi ritel oleh China yang telah menekan harga emas selama beberapa bulan terakhir.
Minter percaya pasar berada di posisi yang sehat, dan posisi emas di sistem finansial global sudah jauh berubah dibanding beberapa tahun belakangan.
“Jelas bahwa emas adalah aset yang lebih penting secara struktural dibanding sebelumnya,” ia menambahkan.
Minter mengatakan dibanding melihatnya sebagai ancaman, banyak investor profesional melihat penurunan harga ini sebagai peluang untuk meningkatkan alokasi investasi. Contohnya, China menggunakan kesempatan ini untuk membeli sebanyak 15 ton emas. Lantaran, ini adalah sikap lembaga resmi yang diprediksi Minter.
Investor Dinilai Tak Percaya Tekanan Anti Inflasi The Fed
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261661/original/081518200_1781753179-AP26168677143684.jpg)
Perbesar
Minter juga menantang interpretasi pasar yang kerap agresif terhadap peraturan moneter AS. Dia mengkritik investor terlalu bergantung kepada retorik Federal semenjak Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh menekankan stabilitas harga pada masa jabatannya.
“Warsh seringkali agresif soal inflasi,” ujar dia.
“Sebenarnya tidak begitu," ia menambahkan.
Menurut Minter, Warsh sengaja lebih agresif untuk menerapkan kredibilitas anti-inflasi. Namun, di saat yang bersamaan ia juga menulis ulang kebijakan Federal Reserve dengan mengabaikan indikator lain yang tradisionalnya digunakan investor.
Dia menambahkan, perubahan ini menggambarkan model tradisional The Fed sudah tidak lagi merefleksikan ekonomi yang dibentuk oleh pertumbuhan populasi lebih lambat, sehingga mengubah dinamik buruh dan tekanan inflasi.
Meski dengan pesan anti-inflasi yang agresif, Minter berpendapat bahwa banyak penasehat dan investor lembaga tidak percaya bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat akan diberlakukan.
Dia juga mengungkapkan investor Exchange-Traded Fund (ETF), yang biasanya sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga, juga tampak skeptis. "Saya rasa tidak ada yang percaya ujaran agresif itu," kata dia.
Ahli Menyarankan untuk Fokus ke Tren Jangka Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383000/original/098357600_1760612392-4.jpg)
Perbesar
Minter berpendapat investor harus memperhatikan tren jangka panjang utang negara dan mata uang global dibanding laporan inflasi maupun waktu pengumuman suku bunga.
“Saya rasa risiko terbesar di pasar adalah mata uang,” ujarnya.
Ia melanjutkan, emas adalah satu-satunya bentuk mata uang yang tidak menjadi utang siapapun. Hal tersebut,menurut dia adalah hal yang sulit dihindari pemerintah.
“Saya tidak tahu pemerintah yang punya kebijakan yang berbunyi ‘kami akan membayar utang negara dan mengontrolnya’,” pungkas Minter.
Menurut Minter, peran emas beralih dari hedging inflasi tradisional ke aset moneter utama. Hal ini berlaku saat tekanan utang yang diprediksi terus meningkat di negara maju, sehingga bank sentral terus menambah diversifikasi cadangan.
Dia menambahkan, bagi para investor yang bersedia melihat melampaui fase konsolidasi saat ini, terdapat sedikit bukti tren kenaikan jangka panjang pasar telah berubah.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5287011/original/038943200_1752805755-IMG-20250717-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4155490/original/020388900_1663025062-WhatsApp_Image_2022-09-12_at_11.30.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5236697/original/069578600_1748516062-20250529-Harga_Pangan-ANG_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295189/original/040598600_1783917966-Taman_Anggrek_Ragunan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500660/original/042683800_1770872753-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296964/original/035986500_1784036379-Direktur_Jenderal_Bina_Pelatihan_Vokasi_dan_Produktivitas__Binalavotas__Darmawansyah-14_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5172592/original/009955900_1742775107-turki.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/135133/original/img_fifa-021210.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1746643/original/021637800_1508578144-000_RT3KB.jpg)