Efek Promo DP 1%, BRI Kantongi Komitmen KPR Rp 180 Miliar

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan lonjakan peminatan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari masyarakat menjelang helatan Danantara Housing Expo pada 27–30 Agustus 2026 mendatang. Sepanjang periode sosialisasi awal, BRI telah mengantongi komitmen pengajuan KPR mencapai Rp 180 miliar.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, menyatakan bahwa target penyaluran KPR diharapkan dapat menyentuh angka Rp 200 miliar selama gelaran pameran.

"Kalau BRI sekarang sudah masuk Rp 180 miliar per hari ini yang sudah menyatakan keinginannya untuk mengajukan KPR di Housing Expo. Nah jadi kalau ditarget mungkin Rp 200 miliar per Himbara," ujar Aris dalam konferensi pers Danantara Housing Expo, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Aris menerangkan, tingginya daya tarik pembiayaan KPR BRI tidak lepas dari beragam fasilitas kemudahan yang ditawarkan kepada calon debitur. Di antaranya adalah uang muka (down payment/DP) mulai dari 1% serta suku bunga sebesar 2,75% untuk tiga tahun pertama.

Selain itu, nasabah KPR di BRI dan bank Himpunan Bank Negara (Himbara) lainnya berhak mendapatkan pembebasan biaya provisi dan administrasi, serta skema cicilan ringan dengan tenor KPR hingga 30 tahun.

Pra-Penjualan Tembus Rp 800 Miliar

Tingginya antusiasme terhadap KPR sejalan dengan penjualan pra-acara (pre-sale) Danantara Housing Expo 2026 yang telah menembus Rp 800 miliar, meskipun pameran utama belum resmi dibuka.

Managing Director Stakeholder Management and Communication Danantara, Rohan Hafas, menyampaikan bahwa capaian Rp 800 miliar tersebut merupakan hasil transaksi pra-penjualan yang diselenggarakan di sejumlah pusat perbelanjaan dan jaringan bank BUMN.

"Sudah dilakukan dalam bentuk tadi presale-nya, itu sebabnya sudah dapat angka Rp 800 miliar yang mana merupakan jumlah yang luar biasa juga di saat seperti ini,” kata Rohan dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Opsi 100 Ribu Unit Hunian

Ajang Danantara Housing Expo 2026 bakal menghadirkan lebih dari 100 ribu pilihan unit hunian, baik dalam bentuk rumah tapak maupun hunian vertikal seperti apartemen. Pameran ini membuka akses KPR untuk kawasan berorientasi transit (transit-oriented development/TOD), rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), hingga hunian komersial non-subsidi.

Senior Director Sektor Spesialis Properti dan Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Basha, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pra-acara sejak awal bulan telah membukukan transaksi sebanyak 880 unit dengan nilai melampaui Rp 500 miliar.

"Kami sudah launching sejak awal bulan untuk pra-event-nya dan transaksi kami sudah 880 unit sampai dengan saat ini dan nilai sudah di atas Rp 500 miliar. Jadi ini angka-angka yang sangat menarik yang terlihat bahwa animo masyarakat akan adanya Danantara Expo ini sangat baik," jelas Dian.

Rohan Hafas menambahkan bahwa pemenuhan kebutuhan perumahan nasional memerlukan ekosistem kolaborasi yang solid antara pengembang BUMN, pihak swasta, bank Himbara, BSI, hingga pelaku industri pendukung.

"Ini juga kolaborasi Danantara dengan pihak swasta-swasta juga, jadi tidak semuanya Danantara. Kenapa? Karena kita ingin membuat housing expo. Ini the biggest housing expo pernah ada. Karena lebih dari 100 ribu rumah akan tersedia di sana," pungkas Rohan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |