Dukung Petani Kopi UMKM, Bank DBS Indonesia Fasilitasi Sustainable Pre-Shipment untuk Sucden Coffee

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Bank DBS Indonesia kembali menegaskan kapabilitasnya dalam menghadirkan solusi pembiayaan berbasis keberlanjutan melalui penyaluran fasilitas sustainable pre-shipment senilai USD 20 juta kepada Sucden Coffee Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat modal kerja petani kopi lokal serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam jaringan pemasok Sucden di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui pendekatan pembiayaan yang terintegrasi dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), fasilitas ini sekaligus mencerminkan peran aktif Institutional Banking Group (IBG) Bank DBS Indonesia dalam mengembangkan struktur pembiayaan yang tidak hanya menopang pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan sektor agribisnis nasional.

Perkuat Likuiditas Petani dan Akses Pasar Ekspor

Fasilitas pre-shipment tersebut difokuskan untuk meningkatkan likuiditas petani kecil dan UMKM pada tahap pra-ekspor. Dengan akses pembiayaan yang lebih awal, petani memiliki ruang gerak yang lebih besar untuk menjaga stabilitas arus kas, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas peluang penjualan ke pasar domestik maupun global.

Langkah ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, yang mendorong penguatan pembiayaan dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha kecil. Dukungan pembiayaan yang inklusif dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan petani kopi lokal di tengah dinamika industri dan tantangan rantai pasok global.

Anthonius Sehonamin, Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, mengatakan, “Kemitraan ini menunjukkan komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra tepercaya untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan memperkuat rantai pasok pertanian Indonesia melalui akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World’. Kami senang dapat bermitra dengan Sucden Coffee Indonesia untuk memajukan industri kopi serta memperkuat ketahanan petani kopi lokal.”

Langkah Konsisten Bank DBS Indonesia dalam Menggerakkan Pembiayaan Keberlanjutan

Pendanaan ini juga melengkapi visi keberlanjutan jangka panjang Sucden Group hingga 2050, serta target sementara yang ditetapkan pada 2025. Di antaranya mencakup pelatihan rutin bagi petani kecil terkait praktik pertanian yang baik, serta peningkatan proporsi kopi bersertifikat atau terverifikasi berkelanjutan dalam volume perdagangannya.

Bank DBS Indonesia dan Sucden Coffee Indonesia meyakini bahwa sinergi antara pembiayaan dan keberlanjutan akan memperkuat seluruh ekosistem rantai pasok. Dukungan pendanaan ini tidak hanya membantu petani meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong penerapan praktik usaha yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Chief Financial Officer Sucden Coffee, Elliott Commissaire, menyampaikan, “Fasilitas ini meningkatkan kemampuan kami untuk memberikan dukungan keuangan tepat waktu kepada basis pemasok kami, terutama petani kecil. Kami menghargai kemitraan Bank DBS Indonesia seiring kami terus membangun rantai nilai kopi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.”

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Bank DBS Indonesia dalam menghadirkan solusi pembiayaan inovatif bagi klien, termasuk melalui skema ESG dan blended finance. Sebelumnya, Bank DBS Indonesia juga menyalurkan pendanaan kepada Adena Coffee, wirausaha sosial yang berfokus pada produksi dan pengelolaan kopi berkelanjutan, yang turut didukung oleh DBS Foundation Grant Program 2024. 

Tak sekadar menyediakan pembiayaan, Bank DBS Indonesia juga hadir dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari solusi pembiayaan hijau dan inklusif, layanan advisory ESG, hingga komitmen internal pada praktik bisnis yang bertanggung jawab.Dengan jaringan regional yang kuat serta tim spesialis yang memahami dinamika industri, Bank DBS Indonesia dapat menjadi penggerak penting bagi pertumbuhan yang tahan krisis dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Untuk memastikan penerapan dan penyaluran pembiayaan berkelanjutan tersebut sejalan dengan Pilar Keberlanjutan Bank DBS Indonesia, Bank DBS Indonesia memiliki tim ahli yang tergabung dalam Indonesia Sustainability Council (ISC). Sebagai bagian dari DBS Group Sustainability Council, tim bertugas mengarahkan strategi terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola ESG serta memastikan ketiga pilar keberlanjutan, yakni Responsible Banking, Responsible Business Practices dan Impact Beyond Banking, berjalan selaras dengan fokus bank. 

Komitmen konsisten ini memperkuat rekam jejak Bank DBS Indonesia di bidang pembiayaan berkelanjutan. Atas kontribusinya dalam mendukung agenda ESG dan sustainable finance, Bank DBS Indonesia telah meraih berbagai penghargaan internasional lainnya yakni Euromoney Award untuk Best ESG Bank (2024) - mengukuhkan peran Bank DBS Indonesia dalam mendanai ekonomi hijau dan mendukung target net zero serta Finance Asia Best Bank for ESG (2025) atas inisiatif ESG yang holistic. 

Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif, Bank DBS Indonesia terus berupaya memberdayakan dunia usaha melalui solusi keuangan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan masa depan yang lebih bertanggung jawab.

Read Entire Article
Bisnis | Football |