Dilema Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026: Pilih Jude Bellingham atau Morgan Rogers?

10 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Inggris bakal dihadapkan beberapa dilema dalam menyusun starting XI di Piala Dunia 2026. Pelatih Thomas Tuchel harus menyelesaikan satu teka-teki penting di lini tengah, antara Jude Bellingham atau Morgan Rogers.

Persaingan internal skuad Three Lions menjadi sorotan menjelang turnamen bergengsi tersebut. Salah satu perdebatan terbesar muncul pada posisi gelandang serang yang melibatkan dua nama berbeda generasi, Jude Bellingham dan Morgan Rogers.

Bellingham selama ini dianggap sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Inggris. Akan tetapi, pendekatan Tuchel yang lebih mengutamakan keseimbangan tim dibanding status pemain membuat posisinya tidak lagi sepenuhnya aman.

Di sisi lain, Morgan Rogers terus menunjukkan perkembangan pesat bersama Timnas Inggris. Konsistensi dan karakter bermainnya membuat pemain Aston Villa itu menjadi salah satu favorit Tuchel dalam membangun sistem permainan yang lebih efektif.

Morgan Rogers Jadi Favorit, Tapi...

Thomas Tuchel sejak awal kepemimpinannya menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan besar. Pelatih asal Jerman itu tidak ragu mengesampingkan nama-nama populer apabila dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan taktik tim.

Morgan Rogers menjadi salah satu pemain yang paling diuntungkan dari filosofi tersebut. Pemain berusia 23 tahun itu tercatat menjadi starter dalam 12 dari 13 pertandingan yang dipimpin Tuchel bersama Timnas Inggris.

Hanya saja, dia baru saja menjalani musim yang panjang bersama Aston Villa. Tuchel mengakui bahwa Rogers butuh waktu untuk berada dalam kondisi terbaiknya. Namun, secara umum, kondisinya sudah siap untuk bermain.

"Morgan adalah pemain kunci untuk Aston Villa, meraih gelar Eropa, bermain selama 5.000 menit, saya rasa. Dia benar-benar mesin dan selalu siap dan semakin baik dari waktu ke waktu," ucap Tuchel pada talkSPORT.

Kondisi Jude Bellingham

Meski Rogers mendapat kepercayaan besar, mencadangkan Jude Bellingham tetap bukan keputusan mudah. Gelandang Real Madrid itu masih dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia di usianya yang baru menginjak 22 tahun.

Cedera memang sempat menghambat kiprah Bellingham dalam beberapa agenda internasional terakhir. Namun, kualitas, pengalaman, dan kemampuannya tampil dalam laga besar tetap menjadi modal yang sulit ditandingi pemain lain.

"Jude, setelah cedera, berlatih dengan penuh semangat, bermain dengan penuh semangat. Dia senang bisa kembali ke lapangan, dan itu bukan hal yang mengejutkan," jelas Tuchel.

Sumber: talkSPORT

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Inggris Sudah Jadwalkan Parade Juara

Read Entire Article
Bisnis | Football |