Declan Rice Kirim Pesan Tegas Usai Arsenal Kalah 'Lotre' di Final Liga Champions

10 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kekecewaan mendalam tak mampu disembunyikan dari wajah gelandang andalan Arsenal, Declan Rice usai gagal mengangkat trofi Si Kuping Besar. Tapi ia tetap tegar dan memberikan pesan tegas kepada seluruh penggemar atas kegagalan yang terjadi.

Impian besar Arsenal untuk menjadi raja Eropa pada musim 2025/2026 harus kandas secara tragis. The Gunners menelan kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) lewat adu penalti 3-4, setelah bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pada partai puncak Liga Champions.

​Kekalahan menyakitkan di laga krusial ini diakui Rice sebagai pukulan yang sangat telak bagi seluruh skuad. Baginya, kalah dalam babak adu penalti selalu menyisakan rasa sesal karena hasil akhirnya sering kali ditentukan oleh keberuntungan, layaknya sebuah lotre.

​"Ini sangat menyakitkan. Sangat mengecewakan kalah di final Liga Champions melalui adu penalti," ujar Declan Rice dengan nada emosional setelah pertandingan kepada TNT Sport, dipetik dari BBC.

Ibarat Kalah Lotre

​Meski diselimuti rasa patah hati, mantan pemain West Ham United ini mencoba tegar. Ia enggan larut dalam kesedihan dan memilih untuk melihat pencapaian Arsenal dari sudut pandang yang lebih luas. 

Berhasil menembus final kompetisi tertinggi antarklub Eropa merupakan bukti sahih dari perkembangan pesat armada Mikel Arteta musim ini.

​"Saya mencoba melihat dari perspektif yang lebih luas tentang seberapa jauh kami telah melangkah sebagai sebuah tim. Ini tetap musim yang luar biasa. Kami memberikan segalanya dan membawa pertandingan hingga adu penalti. Ini seperti lotre, ini sepak bola," tambahnya.

Mental Baja Menghadapi PSG

Menurut Rice, Arsenal sebenarnya telah menunjukkan penampilan bagus sepanjang 120 menit. The Gunners disebutnya menjaga fokus mental tingkat tinggi demi meredam agresivitas lini serang PSG.

​"Anda harus fokus secara mental untuk menghadapi PSG sepanjang pertandingan. Mereka ingin kami bermain seperti Bayern bermain melawan mereka [di semifinal], tetapi begitulah cara mereka mencetak lima atau olih enam gol melawan lawan. Anda harus benar-benar tangguh dan waspada," ungkap Rice membeberkan strategi timnya.

​Kedisiplinan itu terbukti ampuh. Perlahan tapi pasti, Arsenal mampu menahan gempuran dan menetralisir ancaman PSG hingga minim peluang berbahaya yang tercipta di waktu normal. Bahkan gol Les Parisiens tercipta dari titik putih.

Janji Lebih Kuat

Kekalahan di babak tos-tosan ini memang merenggut trofi yang sudah di depan mata. Namun, Declan Rice merasa malam kelabu di final ini bukanlah akhir dari segalanya. Ia justru melemparkan pesan tegas bernada optimistis bahwa The Gunners tidak akan menyerah dan siap meledak lagi di musim depan.

​"Beberapa tim terbaik sepanjang masa pernah kalah melalui adu penalti dan kami menjadi korbannya malam ini. Kita menang bersama, kita kalah bersama, dan saya sangat bangga dengan para pemain ini. Saya tidak bisa cukup memuji semua orang," tegas gelandang Timnas Inggris tersebut.

​"Saya jelas sangat kecewa, tetapi saya mencoba melihat dari perspektif yang lebih luas. Ini adalah perjalanan yang luar biasa musim ini. Kami akan kembali," pungkasnya.

Declan Rice: Arsenal Akan Bangkit dan Kembali Kejar Trofi Liga Champions!

Read Entire Article
Bisnis | Football |