Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah demi Masa Depan Portugal di Piala Dunia 2026

12 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Kevin-Prince Boateng menilai Portugal perlu mempertimbangkan perubahan peran Cristiano Ronaldo setelah awal yang kurang meyakinkan di Piala Dunia 2026. Mantan pemain timnas Ghana itu menyampaikan pandangannya usai Portugal ditahan RD Kongo dengan skor 1-1 pada laga Grup K.

Hasil tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai posisi Ronaldo di susunan pemain utama Portugal. Penampilan sang kapten dalam pertandingan pembuka mendapat sorotan dari pengamat maupun suporter.

Boateng yang pernah memperkuat sejumlah tim besar Eropa menilai Portugal memiliki banyak talenta muda yang layak mendapat kesempatan lebih besar. Menurutnya, tim bisa tampil lebih cair jika tidak selalu bergantung pada Ronaldo.

Meski demikian, Boateng tetap memberikan penghormatan atas pencapaian luar biasa Ronaldo sepanjang kariernya. Ia hanya menilai Portugal perlu mengambil keputusan terbaik demi kepentingan tim secara keseluruhan.

Boateng Minta Ronaldo Mengalah untuk Tim

Boateng menilai kehadiran Ronaldo di lapangan menciptakan situasi yang membuat rekan-rekannya terlalu fokus memberikan bola kepadanya. Kondisi tersebut dianggap memengaruhi kelancaran permainan menyerang Portugal.

Menurut Boateng, pemain muda Portugal membutuhkan ruang lebih besar untuk menunjukkan kemampuan mereka. Karena itu, ia merasa Ronaldo sebaiknya mengambil langkah berbeda demi membantu tim.

“Bolehkah saya jujur? Ronaldo, jika benar-benar seorang pemain yang mengutamakan tim, seharusnya mengalah dan membiarkan para pemain muda bersinar,” kata Boateng kepada SBS Sport.

Portugal Dinilai Lebih Baik Tanpa Ronaldo

Boateng berpendapat Portugal memiliki kualitas yang cukup untuk tampil efektif tanpa selalu mengandalkan sang kapten. Ia menilai tim akan memiliki variasi serangan yang lebih baik ketika tekanan terhadap Ronaldo berkurang.

Pandangan tersebut mengingatkan pada perdebatan yang muncul saat Piala Dunia 2022. Kala itu, Portugal sempat tampil impresif ketika Ronaldo memulai pertandingan dari bangku cadangan.

“Portugal adalah tim yang lebih baik tanpa dirinya. Ada begitu banyak tekanan ketika dia berada di tengah karena semua orang ingin memberikan bola kepadanya,” tutur Boateng.

Ronaldo Disarankan Menjadi Senjata dari Bangku Cadangan

Meski melontarkan kritik, Boateng menegaskan dirinya tetap mengagumi perjalanan karier Ronaldo. Ia menilai usia membuat peran pemain berusia 41 tahun itu perlu dikelola dengan lebih bijak.

Boateng percaya Ronaldo masih bisa memberikan dampak besar bagi Portugal. Namun, kontribusi tersebut dinilai lebih efektif jika diberikan pada fase tertentu dalam pertandingan.

“Jika Portugal ingin memiliki peluang untuk melaju jauh, saya percaya Ronaldo harus mengalah. Biarkan pemain lain bermain dan masuk dalam 15 hingga 20 menit terakhir untuk memberikan hasil besar bagi timnya,” jelas Boateng.

“Dia bukan lagi pemain yang sama seperti sebelumnya,” tegas Boateng.

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Hasil MotoGP Republik Ceko 2026: Marc Marquez Tercepat di FP1 Meski Crash di Akhir

Read Entire Article
Bisnis | Football |