Brasil Vs Maroko: Profil Ismael Saibari, Pencetak Gol Indah ke Gawang Selecao

8 hours ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Brasil vs Maroko menjadi pertandingan menarik pada matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026. Duel yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, Minggu (14/6/2026) WIB itu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Hasil tersebut membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin pada awal perjalanan mereka di turnamen. Namun, perhatian publik tertuju pada gol pembuka yang dicetak Ismael Saibari untuk Atlas Lions ke gawang Selecao.

Pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol spektakuler yang sempat membuat Brasil berada dalam tekanan. Aksinya juga semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pemain penting Maroko saat ini.

Profil Ismael Saibari

Ismael Saibari merupakan pemain serbabisa yang mampu beroperasi sebagai gelandang maupun penyerang. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 31 penampilan bersama Timnas Maroko dengan catatan 10 gol.

Di level klub, Saibari memperkuat PSV Eindhoven yang berlaga di Eredivisie Belanda. Ia menjadi bagian penting dalam keberhasilan PSV meraih gelar liga ketiga secara beruntun pada musim 2025-2026.

Performa Saibari sepanjang musim juga sangat mengesankan. Ia membukukan 15 gol dan delapan assist yang mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik Eredivisie 2025-2026.

Gol Indah ke Gawang Brasil

Pada laga Brasil vs Maroko, Saibari membuka keunggulan timnya lewat aksi individu yang memikat. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di ajang Piala Dunia.

Ia berhasil melewati Gabriel Magalhaes dan Marquinhos sebelum mengangkat bola melewati jangkauan Alisson Becker. Penyelesaian akhir yang tenang membuat publik terpukau dan memberi keunggulan bagi Maroko.

Gol itu juga mempertegas kualitas Saibari sebagai pemain yang mampu menghadirkan perbedaan di laga besar. Tidak banyak pemain yang dapat mencetak gol dengan cara seperti itu ke gawang Brasil di panggung Piala Dunia.

Lahir di Spanyol, Membela Maroko

Saibari lahir di Terrassa, Spanyol, pada 28 Januari 2001. Meski demikian, ia memiliki garis keturunan Maroko dari kedua orang tuanya.

Selain lahir di Spanyol, Saibari juga tumbuh di Belgia dan mengembangkan kemampuan sepak bolanya di Belanda. Latar belakang tersebut membentuk pengalaman sepak bola yang beragam sejak usia muda.

Ia memilih membela Maroko karena memiliki darah Maroko dari keluarganya. Orang tuanya berasal dari Ksar El Kebir di wilayah utara Maroko sebelum pindah ke Spanyol pada dekade 1990-an untuk mencari pekerjaan.

Kini, Saibari menjadi salah satu aset berharga Atlas Lions di level internasional. Penampilannya pada laga Brasil vs Maroko menjadi bukti bahwa ia layak mendapat perhatian sepanjang Piala Dunia 2026.

Sumber: Sporting News

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Qatar Vs Swiss: Manuel Akanji Nilai Nati Kurang Tegas di Depan Gawang

Read Entire Article
Bisnis | Football |