Jakarta, CNN Indonesia --
Amerika Serikat (AS) dikabarkan sepakat mencairkan aset Iran yang selama ini dibekukan di Qatar dan sejumlah bank asing.
Langkah itu disebut sebagai sinyal keseriusan Washington untuk mencapai kesepakatan dengan Teheran dalam perundingan yang berlangsung di Islamabad, Pakistan.
Pencairan dana tersebut dikabarkan berkaitan langsung dengan upaya menjamin jalur aman pelayaran di Selat Hormuz, yang diperkirakan menjadi salah satu isu penting dalam negosiasi Iran-AS, seperti yang dikutip Reuters, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Putih disebut sepakat melepas dana Iran senilai US$6 miliar atau sekitar Rp102,5 triliun (asumsi kurs Rp17.089 per dolar AS) yang tersimpan di Qatar.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat mengenai kabar tersebut. Kementerian Luar Negeri Qatar juga belum memberikan tanggapan saat dimintai komentar.
Aset tersebut sejatinya sudah lama menjadi perhatian. Uang tersebut pertama kali dibekukan pada 2018 dan sempat direncanakan cair pada 2023 sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan antara AS dan Iran.
Namun, pemerintahan Presiden Joe Biden kembali membekukan dana itu setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.
Saat itu, pejabat AS menegaskan Iran tidak akan dapat mengakses dana tersebut dalam waktu dekat, dan Washington tetap memiliki kewenangan untuk membekukannya kembali sepenuhnya.
Dana itu berasal dari hasil penjualan minyak Iran ke Korea Selatan. Semula, aset tersebut tertahan di bank-bank Korea Selatan.
Kondisi itu terjadi setelah Presiden Donald Trump kembali menjatuhkan sanksi ke Iran pada 2018, saat masa jabatan pertamanya, dan membatalkan perjanjian nuklir antara Teheran dan negara-negara besar dunia.
Dalam skema pertukaran tahanan AS-Iran pada September 2023 yang dimediasi Doha, dana itu kemudian dipindahkan ke rekening bank di Qatar.
Kesepakatan tersebut melibatkan pembebasan lima warga negara AS yang ditahan di Iran, sebagai imbalan atas pencairan dana itu dan pembebasan lima warga Iran yang ditahan di AS.
Kala itu, pejabat AS menegaskan dana tersebut hanya boleh digunakan untuk keperluan kemanusiaan, seperti pangan, obat-obatan, alat kesehatan, dan barang pertanian, di bawah pengawasan Departemen Keuangan AS.
Melansir Euronews, nilai total aset Iran yang dibekukan di luar negeri diperkirakan melebihi US$100 miliar.
Akses terhadap dana tersebut dinilai sangat penting bagi Iran, terutama karena sanksi selama bertahun-tahun telah menekan cadangan devisa negara itu, memperlemah kurs rial, dan memperburuk inflasi.
Isu aset beku memang menjadi salah satu tuntutan utama Iran dalam negosiasi dengan Washington. Selain meminta akses ke dana yang tertahan di luar negeri, Teheran juga mendorong pencabutan sanksi utama dan sekunder yang dijatuhkan AS.
(anm/sfr)
Add
as a preferred source on Google

10 hours ago
11




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4156441/original/068897800_1663062670-Emas5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5031435/original/074222000_1733074128-AP24336517258860.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482252/original/052974900_1769168891-publikasi_1769163600_69734b50b3a7d.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467577/original/035269700_1767923184-AP26008792900594.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479679/original/084946100_1768985177-WhatsApp_Image_2026-01-21_at_15.06.31.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468956/original/040478600_1768038807-Al-Nassr_Cristiano_Ronaldo-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473020/original/097246400_1768383522-1000205954.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456037/original/093352400_1766787645-G9HzWs2WgAAhOsG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456032/original/033890000_1766784357-Manchester-United-Newcastle-lisandro-martinez-sandro-tonali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443275/original/050203600_1765651616-AP25347645163097.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456401/original/043486900_1766869079-andrea-cambiaso-juventus.jpg)