Arsenal Optimistis Kai Havertz Bisa Kembali Sebelum Akhir Musim

3 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kabar cukup melegakan datang dari kubu Arsenal terkait kondisi gelandang serang mereka, Kai Havertz. Pemain berusia 26 tahun itu dikabarkan berpeluang kembali merumput sebelum musim Liga Inggris berakhir.

Havertz sebelumnya harus ditarik keluar lebih awal saat menghadapi Newcastle United pada Sabtu lalu. Ia hanya tampil selama 33 menit sebelum mengalami cedera yang diduga berkaitan dengan otot, bahkan sempat memunculkan kekhawatiran bahwa musimnya telah usai.

Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi yang lebih positif dari perkiraan semula. Tim medis Arsenal kini cukup optimistis Havertz bisa pulih tepat waktu untuk membantu tim dalam fase krusial perebutan gelar.

Havertz Absen Lawan Atletico Madrid

Meski demikian, Havertz dipastikan absen pada laga penting, termasuk leg pertama semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid serta pertandingan liga kontra Fulham akhir pekan ini. Arsenal berharap sang pemain dapat kembali dalam beberapa pekan ke depan.

Musim ini sendiri, Havertz belum tampil maksimal akibat masalah kebugaran. Ia baru mencatatkan 20 penampilan di semua kompetisi. Dalam laga kontra Newcastle, ia dipercaya tampil sebagai ujung tombak sebelum akhirnya mengalami cedera di area pangkal paha.

Pada pertandingan yang sama, Eberechi Eze juga sempat ditarik keluar. Namun, pemain tersebut menegaskan bahwa keputusannya hanya sebagai langkah pencegahan.

Penjelasan Arteta

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan bahwa kondisi para pemainnya tidak terlalu mengkhawatirkan. Ia tetap menunggu perkembangan lebih lanjut untuk memastikan kesiapan mereka dalam waktu dekat.

Dalam laga tersebut, Arsenal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle lewat gol penentu dari Eze. Hasil itu membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen, unggul tiga poin dari Manchester City dengan empat pertandingan tersisa.

Arteta pun mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya, meski menilai anak asuhnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Kami seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan margin lebih besar di beberapa momen. Tapi ketika skor hanya 1-0, situasinya selalu sulit karena lawan memiliki kualitas, termasuk pemain-pemain yang masuk dari bangku cadangan,” ujar Arteta.

Ia juga menyoroti penyelesaian akhir timnya yang belum maksimal, terutama dalam peluang terbuka yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih baik.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Eksel Runtukahu Dipanggil ke Timnas Indonesia, Pelatih Persija Bangga!

Read Entire Article
Bisnis | Football |