Peran Eks Asisten Shin Tae-yong di Balik Tangguhnya Persijap Jepara: 5 Nirbobol dari 8 Laga

3 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Persijap Jepara tampil impresif dalam beberapa pekan terakhir di BRI Super League 2025/2026. Konsistensi mereka tidak lepas dari solidnya lini belakang yang kini sulit ditembus lawan.

Dalam delapan pertandingan terakhir, Persijap belum tersentuh kekalahan. Bahkan, lima di antaranya berhasil ditutup dengan catatan clean sheet yang menunjukkan kualitas pertahanan yang luar biasa.

Statistik tersebut semakin menguatkan reputasi Persijap sebagai tim dengan organisasi defensif yang rapi. Mereka hanya kebobolan empat gol dalam delapan laga terakhir, angka yang sangat kompetitif.

Performa tersebut tentu tidak hadir secara kebetulan. Ada peran penting di balik layar yang ikut membentuk kekuatan lini belakang Persijap.

Sosok tersebut adalah Yoo Jae-hoon, pelatih kiper yang membawa pendekatan modern dalam latihan. Mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia ini menjadi figur kunci dalam transformasi tim.

Program Latihan Terstruktur Jadi Fondasi Kuat

Yoo Jae-hoon menerapkan metode latihan yang sistematis dan terukur. Ia menekankan keseimbangan antara intensitas latihan dan pemulihan fisik pemain.

Pendekatan ini diadopsi dari pengalaman di level tim nasional. Standar tinggi tetap diterapkan, namun disesuaikan dengan kebutuhan pemain Persijap saat ini.

Setiap sesi latihan dirancang secara detail untuk memastikan efektivitas. Mulai dari pengaturan beban kerja hingga evaluasi pasca latihan menjadi bagian penting dalam program.

“Saya menyiapkan program latihan mingguan seperti saat saya berada di tim nasional Indonesia. Selain itu, intensitas latihan juga sudah saya tentukan sebelumnya,” kata Yoo Jae-hoon.

Evaluasi dan Mental Jadi Kunci Performa Kiper

Selain aspek teknis, Yoo juga menaruh perhatian besar pada evaluasi performa. Ia rutin berdiskusi dengan para penjaga gawang untuk mengidentifikasi kekurangan.

Pendekatan berbasis data juga diterapkan melalui analisis video. Hal ini membantu meningkatkan detail performa individu secara berkelanjutan.

Metode tersebut terbukti efektif dalam menjaga konsistensi performa kiper. Risiko cedera pun dapat diminimalkan melalui pengelolaan beban latihan yang tepat.

“Agar para penjaga gawang bisa menunjukkan performa terbaik, mereka harus berada dalam kondisi mental yang stabil,” dia menegaskan.

Sumber: I.League

Permintaan Lewandowski pada Juventus Meliputi Gaji Rp160 Miliar per Tahun

Read Entire Article
Bisnis | Football |