Krisis Kepemimpinan, Chelsea Disarankan Pulangkan Satu Sosok Ini

3 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea sedang berada dalam periode kelam setelah rentetan hasil negatif di ajang Premier League. Wayne Rooney memberikan saran kepada manajemen The Blues agar segera membawa pulang sang legenda, Claude Makelele.

Saat ini, kursi manajer utama di Stamford Bridge kembali lowong. Liam Rosenior baru saja dibebastugaskan setelah hanya mengabdi selama 106 hari. Ia dianggap gagal memperbaiki performa tim sejak mengambil alih posisi dari Enzo Maresca pada pertengahan Januari.

Masa jabatan singkat manajer muda itu diwarnai catatan yang sangat mengecewakan. Klub asal London Barat tersebut menderita lima kekalahan berturut-turut tanpa sekalipun menyarangkan bola ke gawang lawan. Ini menjadi rekor terburuk klub sejak tahun 1912.

Posisi mereka melorot ke peringkat kedelapan klasemen sementara, dengan selisih 10 angka dari zona kualifikasi kompetisi Eropa. Meski begitu, kemenangan tipis atas Leeds United memberikan sedikit angin segar dengan memastikan tempat di final Piala FA.

Mentalitas Juara Claude Makelele

Kekacauan di internal klub saat ini dinilai sudah sangat akut. Kehadiran figur ikonik seperti Makelele dianggap bisa menjadi kunci untuk memulihkan mentalitas para pemain di lapangan.

Pria berkebangsaan Prancis tersebut dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan paling legendaris di jagat sepak bola. Ia sukses mempersembahkan dua titel liga untuk Chelsea di sela-sela kesuksesannya bersama Real Madrid. Sebelumnya, Makelele yang pernah menjabat sebagai mentor teknis telah meninggalkan klub pada tahun 2023.

"Pertama kalinya saya berada di dekatnya usai laga amal tahun lalu, kami duduk santai dan minum segelas anggur, saya benar-benar menyukainya," kenang Wayne Rooney.

"Saya berpikir saat itu, memiliki seseorang dengan mentalitas serta pola pikir sepertinya di sini akan menjadi hal luar biasa bagi Chelsea," tambahnya.

Krisis Kepemimpinan Ruang Ganti

Sorotan tajam juga mengarah pada reaksi para pemain terhadap pemecatan pelatih sebelumnya. Mayoritas pemain tampak tidak menunjukkan rasa simpati atas keputusan manajemen tersebut; mereka justru terlihat lega setelah kepergian sang pelatih.

Dinamika di ruang ganti The Blues saat ini dianggap sudah banyak berubah. Hilangnya sosok pemimpin yang memiliki karakter kuat di lapangan menjadi problem serius bagi tim.

"Jika kembali ke era Chelsea masa Lampard, Terry, Cech, Makelele, sebenarnya tak masalah jika manajer dipecat karena Anda punya kelompok pemimpin tangguh di lapangan," jelas Wayne Rooney. "Kelompok pemain seperti itulah yang menjalankan klub, kami memilikinya di Manchester United, sehingga manajer tidak perlu melakukan banyak hal," urainya lebih lanjut.

Read Entire Article
Bisnis | Football |