Argentina vs Aljazair: Lionel Messi Pecahkan Rekor Legenda Kamerun

7 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Argentina mengawali kiprahnya di Grup J Piala Dunia 2026 dengan hasil meyakinkan. Bertanding melawan Aljazair di Kansas City Stadium, Kansas, Rabu (17/6/2026) pagi WIB, Tim Tango sukses mengamankan kemenangan telak 3-0.

Sejak menit awal, Argentina tampil dominan dan mengendalikan jalannya pertandingan. Aljazair sempat memberikan perlawanan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan ancaman berarti ke lini pertahanan lawan.

Efektivitas menjadi kunci permainan Argentina pada laga ini. Dari total 10 tembakan yang dilepaskan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang dan menghasilkan tiga gol yang semuanya dicetak Lionel Messi.

Penampilan sang kapten pun langsung mencuri perhatian dunia. Bukan hanya karena mencatatkan hattrick, Messi juga berhasil mengukir sebuah rekor baru yang belum pernah tercatat dalam sejarah Piala Dunia.

Messi Pecahkan Rekor Legenda Kamerun

Dua gol pertama yang dicetak Messi pada laga ini ternyata memiliki makna sangat spesial. Gol-gol tersebut membuatnya masuk ke buku sejarah Piala Dunia dengan status baru yang sangat prestisius.

Messi kini tercatat sebagai pemain tertua yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Rekor tersebut menjadi bukti bahwa usia belum mengurangi kualitas dan ketajamannya di level tertinggi sepak bola dunia.

Pemain berusia 38 tahun itu mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang legenda Kamerun, Roger Milla. Catatan milik Milla bertahan sangat lama sejak Piala Dunia 1990 sebelum akhirnya dilampaui oleh Messi.

“2 - Pada usia 38 tahun 357 hari, Lionel Messi adalah pemain tertua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia FIFA, melampaui Roger Milla (30 tahun 34 hari) pada tahun 1990. Abadi.” tulis OptaJoe di X.

Angka-angka Messi di Laga Argentina vs Aljazair

Selain mencetak tiga gol, Messi juga menjadi pemain paling berbahaya sepanjang pertandingan. Berdasarkan data FotMob, ia melepaskan enam tembakan, jumlah terbanyak dibanding seluruh pemain yang tampil di laga tersebut.

Dari enam percobaan itu, empat mengarah tepat ke sasaran dan tiga berujung gol. Efektivitas luar biasa tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Argentina mampu mengamankan kemenangan dengan nyaman.

Messi juga berkontribusi dalam membangun permainan tim. Ia mencatatkan 37 operan dengan 30 di antaranya berhasil mencapai target, serta menciptakan dua peluang bagi rekan-rekannya.

Tak hanya aktif menyerang, Messi turut membantu tugas bertahan sepanjang 80 menit berada di lapangan sebelum digantikan Nico Paz. Ia membukukan dua tekel sukses, satu sapuan, tiga ball recoveries, serta memenangkan tiga dari delapan duel perebutan bola yang dijalaninya.

(OptaJoe/Fotmob)

Klasemen Grup J Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lionel Messi Ungkap Alasan Menangis saat Argentina vs Aljazair, Ternyata Bukan karena Sepak Bola

Read Entire Article
Bisnis | Football |