Alexis Mac Allister Ungkap Sulitnya Belajar dari Lionel Messi

5 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Alexis Mac Allister mengungkapkan kekagumannya kepada Lionel Messi setelah Argentina mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Aljazair. Gelandang Liverpool itu menilai kualitas Messi sangat istimewa dan sulit ditiru oleh pemain lain.

Argentina membuka kampanye mereka dengan kemenangan 3-0 atas Aljazair. Dalam pertandingan tersebut, Messi tampil gemilang dengan mencetak hattrick untuk membawa La Albiceleste meraih tiga poin.

Mac Allister turut berperan penting dalam kemenangan tersebut. Ia beberapa kali terlibat dalam proses terciptanya gol yang dicetak sang kapten.

Menurut Mac Allister, bermain bersama Messi memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pemain lain. Ia juga menilai kapten Argentina itu tetap menunjukkan kualitas luar biasa meski sudah berada di penghujung kariernya.

Tidak Akan Ada Lagi Pemain Seperti Messi

Messi kembali menjadi pusat perhatian setelah tampil dominan pada laga pembuka Argentina di Piala Dunia 2026. Penampilannya membuat rekan-rekan setimnya kembali dibuat kagum oleh kemampuan yang dimilikinya.

Mac Allister mengakui ada banyak hal yang membuat Messi berbeda dari pemain lain. Ia merasa beruntung bisa bermain bersama sosok yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

"Saya sangat menikmati kebersamaan dengan Leo. Tidak akan ada lagi pemain seperti dirinya," ujar Mac Allister.

"Sangat berbeda melihatnya dari dekat. Hal-hal yang dia lakukan tidak normal. Dari sisi saya, saya hanya mencoba memanfaatkannya karena dia sangat penting bagi kami untuk meraih kemenangan, sekaligus mengaguminya," lanjut Mac Allister.

Sulit Belajar dari Keajaiban Messi

Mac Allister menilai kemampuan teknis Messi sering kali berada di luar nalar pemain lain. Karena itu, ia merasa tidak mudah meniru apa yang dilakukan sang kapten di lapangan.

Meski demikian, gelandang berusia 27 tahun tersebut tetap mengambil banyak pelajaran dari Messi. Bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga mengenai sikap dan kepribadian.

"Sangat sulit belajar dari apa yang dia lakukan karena Anda bisa membayangkannya di kepala, tetapi Anda tidak akan pernah bisa melakukannya dengan cara yang sama," kata Mac Allister.

"Hal yang saya pelajari darinya adalah nilai-nilai dan kerendahan hati yang dia miliki meskipun berada pada posisi seperti sekarang," tambah Mac Allister.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Selain memuji Messi, Mac Allister juga menjelaskan perannya dalam proses terciptanya gol pertama Argentina ke gawang Aljazair. Ia menyebut situasi tersebut terjadi secara alami karena sudah memahami pergerakan rekan-rekannya. Gelandang Liverpool itu juga menyoroti gol ketiga Messi yang menurutnya kembali menunjukkan kualitas luar biasa sang kapten. Baginya, penyelesaian akhir tersebut merupakan contoh lain dari keajaiban yang dimiliki pemain Inter Miami itu. "Pada gol pertama saya berada di antara lini. Saya melihat Leo berada di belakang saya. Banyak yang membicarakan keputusan saya membiarkan bola lewat, tetapi siapa pun yang pernah bermain sepak bola akan memahami bahwa umpan Rodrigo De Paul memiliki kekuatan tertentu dan saya tahu betul bola itu bukan ditujukan kepada saya," jelas Mac Allister. "Gol ketiga adalah sebuah permainan yang indah. Serangan dimulai dari sisi kanan lalu berakhir di kiri sebelum bola kembali kepada Leo, dan kemudian dia menempatkan bola di dekat tiang. Itu adalah salah satu hal luar biasa lain yang dilakukan Leo," tutur Mac Allister.

Read Entire Article
Bisnis | Football |