AC Milan Pecat Allegri dan 3 Petinggi Klub usai Gagal ke Liga Champions

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan membuat keputusan besar setelah kegagalan mereka menembus Liga Champions musim depan. Klub berjuluk Rossoneri itu resmi memecat pelatih Massimiliano Allegri bersama tiga petinggi klub dalam satu pengumuman resmi.

Keputusan tersebut muncul sehari setelah AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari pada pekan terakhir Serie A. Milan sejatinya hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan posisi empat besar klasemen.

Kekalahan itu membuat manajemen langsung bergerak cepat melakukan perombakan besar. Pemilik klub Gerry Cardinale mempertahankan Zlatan Ibrahimovic sebagai penasihat khusus dan melepas empat figur penting sekaligus.

Pernyataan Keras AC Milan

Dalam pernyataan resmi klub, AC Milan mengakui musim ini berakhir dengan kegagalan total. Manajemen menilai performa tim pada fase akhir kompetisi tidak sesuai target yang telah ditetapkan sejak awal musim.

“Setelah kekecewaan musim lalu, mandat dari pemilik klub adalah kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk terus bersaing di papan atas Serie A,” tulis pernyataan resmi AC Milan.

“Untuk sebagian besar musim ini, kami berada di posisi dua besar Serie A dan masih memiliki peluang realistis bersaing meraih Scudetto. Namun, periode akhir musim sama sekali tidak mencerminkan performa sebelumnya, dengan kekalahan mengecewakan pada laga terakhir mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tidak terbantahkan,” lanjut pernyataan tersebut.

AC Milan juga memastikan pemutusan kerja sama dengan CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, pelatih Massimiliano Allegri, dan direktur teknis Geoffrey Moncada berlaku segera. Klub turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi mereka selama bekerja di San Siro.

Allegri dan Tare Hanya Bertahan Semusim

Massimiliano Allegri menjalani 42 pertandingan kompetitif bersama AC Milan musim ini. Ia mencatatkan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan.

Igli Tare juga baru bergabung pada musim panas lalu bersama Allegri. Namun, proyek yang dibangun keduanya berakhir hanya dalam waktu kurang dari 12 bulan.

Sementara itu, Giorgio Furlani sudah menjadi bagian direksi sejak 2019 dan naik menjadi CEO pada 2022. Geoffrey Moncada lebih lama berada di klub setelah bekerja sebagai kepala pencari bakat sejak 2018 sebelum dipromosikan menjadi direktur teknis pada 2023.

Kini, Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic akan menyusun ulang struktur olahraga AC Milan secara total. Klub masih akan mencari pelatih baru, direktur olahraga baru, dan CEO anyar untuk menghadapi musim depan.

Sumber: Football Italia

Klasemen Serie A/Liga Italia

Martin Odegaard Ungkap Perasaan Saat Angkat Trofi Juara Liga Inggris Bersama Arsenal

Read Entire Article
Bisnis | Football |