2 Legenda Arsenal Bagikan Tips Cara Kalahkan PSG di Final Liga Champions

11 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Dukungan penuh diberikan oleh dua legenda Arsenal, Paul Merson dan Graham Stack kepada pasukan Mikel Arteta jelang pertandingan final Liga Champions 2025/2026 kontra Paris Saint-Germain (PSGK). Mereka kompak membagikan tips dan analisisnya agar The Gunners bisa memenangkan pertandingan dan jadi juara.

Final Liga Champions 2025/2026 antara PSG vs Arsenal tinggal hitungan hari. Pertandingan puncak dan bergengsi itu dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria pada Sabtu (30/5) malam WIB.

Ini merupakan pertandingan antara dua tim juara liga domestik. PSG adalah kampiun Ligue 1 Liga Prancis, sedangkan Arsenal adalah tim yang baru saja mengunci gelar juara Liga Inggris setelah 22 tahun.

Di atas kertas, PSG lebih diunggulkan mengingat mereka juga berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions. Di sisi lain, Arsenal adalah tim yang belum pernah memenangkan turnamen tersebut sehingga mereka berstatus sebagai kuda hitam dalam partai puncak ini.

Tips Kalahkan PSG

Salah satu legenda Arsenal, Paul Merson coba memberikan analisisnya terkait final Liga Champions 2025/2026. Ia cukup percaya diri The Gunners bisa keluar sebagai juara dengan mengalahkan PSG dengan skor tipis 1-0.

“Setelah memenangkan Liga Premier, Arsenal sekarang memiliki kesempatan luar biasa melawan Paris Saint-Germain di final Sabtu,” kata Merson dalam sebuah wawancara untuk Historic Newspapers, dipetik dari Football 365, Kamis (28/5).

>Pria berusia 58 tahun itu kemudian mengungkap tips yang patut dicoba Arsenal. Yakni dengan mencuri gol lebih dulu untuk kemudian mempertahankan keunggulan lawan PSG.

“Gol pertama akan menjadi kunci. Ini final Liga Champions, jadi akan menjadi pertandingan yang ketat. Saya tidak melihat PSG memainkan sepak bola flamboyan seperti yang mereka tunjukkan di leg pertama semifinal melawan Bayern Munich. PSG akan khawatir tertinggal 1-0 dari Arsenal, karena mereka tahu mereka akan menghadapi tantangan berat – mereka takut kebobolan gol pertama. Pertandingan yang ketat akan cocok untuk Arsenal," terang Merson.

"Jika PSG datang dengan pendekatan yang agresif, maka Arsenal bisa sedikit kesulitan, tetapi jika mereka bermain dengan rasa takut tertinggal 1-0, maka Arsenal akan berada dalam permainan yang tepat. Saya akan memprediksi kemenangan 1-0 untuk Arsenal," sambungnya.

Keyakinan serupa juga diutarakan oleh mantan kiper Arsenal, Graham Stack. Pria jebolan akademi The Gunners itu menilai kans Bukayo Saka dan kolega untuk menang cukup terbuka jika mampu melakukan satu hal. Yakni memanfaatkan kelemahan PSG, yang menurut Graham Stack terletak pada Matyev Safonov, penjaga gawang pilihan Luis Enrique. “Dari apa yang saya lihat, saya tidak yakin. Ada beberapa momen selama dua leg melawan Bayern di mana dia menunjukkan tanda-tanda kerentanan, terutama ketika bola masuk ke dalam kotak penalti," kata Stack kepada Metro. “Saya pikir dia bisa melakukan kesalahan. Dari apa yang saya lihat, saya pikir dia adalah salah satu titik lemah dalam kelompok itu. Jika saya adalah Arsenal, saya akan memberinya tekanan berat, terutama dari bola mati, yang mana Arsenal sangat, sangat bagus dalam hal itu," sambungnya. Menurut Stack, Safonov sangat rentan kebobolan saat mengawal gawang PSG. Terutama ketika bola sedang berada di dalam kotak penalti, di mana sang penjaga gawang disebut langsung berada di bawah tekanan. “Secara fisik, dia juga tidak memiliki kehadiran yang hebat. Ketika saya melihatnya, dia terlihat cukup kurus, agak jangkung, dan agak lemah. Dan sepertinya dia tidak memiliki kehadiran yang hebat di gawang. Jadi saya pasti akan mencoba mengisolasinya dan memberinya tekanan dari bola mati, dan mengirimkan bola ke dalam kotak penalti sebanyak mungkin," jelasnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |