Yang Diberikan Bruno Guimaraes untuk Arsenal di Community Shield

4 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal membuka musim 2026/2027 dengan trofi setelah mengalahkan Manchester City 3-0 di Community Shield. Bruno Guimaraes menjadi salah satu sorotan setelah tampil meyakinkan pada laga debutnya.

Gelandang asal Brasil itu memberi Arsenal solusi saat menghadapi pressing ketat City. Ketenangannya dalam ruang sempit membantu The Gunners menjaga aliran bola.

Kehadiran Guimaraes juga memberi Mikel Arteta pilihan tambahan di lini tengah. Hal itu dapat mengurangi beban Declan Rice yang musim lalu tampil sangat padat.

Debut Guimaraes memang belum cukup menjadi jaminan untuk sepanjang musim. Namun, performanya melawan City menjadi sinyal positif bagi Arsenal.

Guimaraes Jadi Solusi Hadapi Pressing City

Manchester City menerapkan pressing dengan empat pemain untuk mengganggu sirkulasi Arsenal. Guimaraes mampu keluar dari tekanan melalui kontrol bola dan pilihan umpan yang tenang.

Pemain bernomor punggung 39 itu beberapa kali menggunakan sentuhan pertama untuk mengalirkan bola ke ruang kosong. Ia juga mampu menahan bola hingga pemain City keluar dari posisinya.

Kemampuan tersebut penting karena Arsenal kerap kesulitan menghadapi pressing ketat musim lalu. Guimaraes memberikan opsi baru agar penguasaan bola The Gunners tidak mudah terputus.

Bahkan, keputusan mengembalikan bola kepada David Raya dari wilayah pertahanan sendiri menunjukkan keberaniannya menjaga penguasaan bola. Ketenangan itu menjadi salah satu kualitas yang langsung terlihat pada debutnya.

Opsi Baru untuk Mengurangi Beban Rice

Declan Rice tetap menjadi pemain penting Arsenal, tetapi ia tidak selalu nyaman ketika bermain di ruang yang sangat terbatas. Kehadiran Guimaraes kini memberi Arteta alternatif untuk menghadapi situasi tersebut.

Martín Zubimendi juga memiliki kemampuan keluar dari tekanan lawan. Namun, Guimaraes menawarkan opsi tambahan sekaligus memperkaya variasi lini tengah Arsenal.

Kedatangan pemain Brasil tersebut dapat membantu mengurangi ketergantungan Arsenal terhadap Rice. Guimaraes memiliki pengalaman lebih dari 150 pertandingan di Liga Premier dan pernah menjadi starter Brasil di Piala Dunia.

Arteta sebelumnya mengakui beban Rice setelah sang pemain mencatatkan 69 penampilan untuk klub dan tim nasional musim lalu. Walau Rice mampu tampil konsisten, situasi itu bisa membawa dampak jangka panjang.

Sumber: FotMob

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Jay Idzes dan Sassuolo Kirim Pesan Kemerdekaan RI ke-81 dari Italia, Libatkan Rekan Setim

Read Entire Article
Bisnis | Football |