:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4867281/original/025810100_1718750528-Latihan_Swiss-AFP__1_.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Granit Xhaka buka suara di tengah penyelidikan di Swiss terkait dugaan sertifikat vaksin COVID-19 palsu yang menyeret namanya dan membuatnya terancam hukuman penjara hingga lima tahun.
Laporan media Swiss pada akhir pekan menyebut perkara ini berawal dari dugaan bahwa Kapten Sunderland tersebut memiliki sertifikat yang menyatakan sudah divaksin, padahal ia belum menerima suntikan.
Pihak kejaksaan dijadwalkan memeriksa Xhaka pada awal Oktober. Di tengah sorotan, mantan gelandang Arsenal itu akhirnya menyampaikan pernyataan resmi menanggapi isu tersebut.
Pernyataan Xhaka menjadi rujukan utama perkembangan kasus, menyusul pemberitaan media Swiss yang mengurai dugaan penerbitan sertifikat tanpa vaksinasi dan langkah aparat yang terus bergulir.
Xhaka Mengakui Keputusan Keliru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260717/original/027647000_1781639801-WhatsApp_Image_2026-06-16_at_22.38.24.jpeg)
Perbesar
Xhaka menyampaikan pernyataan tertulis pada Senin pagi. Ia mengakui telah mengambil keputusan yang salah saat menghadapi persoalan vaksin COVID-19.
"Pada saat itu, saya merasa sangat tidak tenang dan memiliki keraguan serius terhadap vaksin COVID-19. Saya sangat tidak memercayai vaksin tersebut serta diliputi ketakutan dan ketidakpastian. Dalam kondisi seperti itu, saya memperoleh sertifikat vaksin alih-alih menyelesaikan pertanyaan yang masih saya miliki melalui jalur yang semestinya," ujarnya.
"Sekarang saya menyadari keputusan tersebut tidak tepat. Itu adalah sebuah kesalahan dan saya menyesalinya. Saya bertanggung jawab atas keputusan tersebut, siap menghadapi pemeriksaan fakta, serta bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang terkait," lanjut pemain berusia 33 tahun tersebut.
Reaksi usai Laga Kontra Man City
Pernyataan resmi Xhaka muncul setelah memilih bungkam seusai membela Sunderland pada laga melawan Manchester City pada Minggu sore atau malam WIB. Media Swiss, NZZ, menanyakan langsung perihal kasus tersebut, namun Xhaka memilih menjaga fokus pada lapangan.
"Saya tidak punya komentar mengenai hal itu. Saya bermain sepak bola hari ini dan itulah yang penting bagi saya sekarang," ujar Xhaka seperti dikutip Sport Witness.
"Tidak sama sekali. Saya pernah mengalami hal yang lebih buruk," jawab Xhaka ketika kembali ditanya apakah persoalan tersebut memengaruhinya.
Manajer Sunderland, Regis Le Bris, juga enggan menanggapi lebih jauh. Ia menegaskan fokusnya adalah sepak bola dan menyebut Xhaka sangat bagus dalam aspek tersebut.
Perkembangan Penyelidikan di Swiss
Xhaka pernah dinyatakan positif COVID-19 pada September 2022 sehingga absen membela Timnas Swiss pada bulan itu. Setahun kemudian, seorang dokter dari Lucerne diselidiki karena diduga menerbitkan sertifikat COVID-19 kepada klien tanpa vaksinasi.
Pengacara Cornel Borbely sebelumnya menyatakan bahwa dokter tersebut "memvaksinasi Xhaka". Namun, setelah diketahui Xhaka tidak menerima vaksin, Blue News melaporkan hukuman terberat yang dapat dihadapi mantan pemain Arsenal itu adalah lima tahun penjara.
Jika terbukti bersalah melakukan pemalsuan dokumen berdasarkan Pasal 251 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jerman (StGB), Xhaka terancam pidana penjara hingga lima tahun atau denda besar.
Hukuman serupa juga diatur untuk pelanggaran memperoleh sertifikasi palsu berdasarkan Pasal 253 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Swiss.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Alexis Mac Allister Buka Suara soal Masa Depan di Liverpool, Real Madrid Mengintai

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8080502/original/007927900_1780926576-20260608AA_OT_Timnas_Indonesia-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353243/original/007546000_1789954795-verdonk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354049/original/008188200_1789993676-Putri_KW.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8219771/original/041348600_1781079539-AA-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276881/original/064718600_1672364582-20221230-PELE-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336095/original/051698700_1788111482-mu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309600/original/043534600_1785232079-000_C3CU7WA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7129633/original/070818900_1779915493-AP26147701877590.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534880/original/096303800_1773897706-Barcelona_vs_Newcastle_United-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5270251/original/077468000_1751424429-AP25183053313296.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331265/original/079901400_1787535131-Juventus_s_Bremer_and_Juventus_s_Francisco_Conceicao.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4726788/original/061035200_1706239100-20240126-Korea-Selatan-Vs-Malaysia-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9300645/original/050554300_1784363321-IMG_2678.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568079/original/010383500_1777349195-AP26117712767048.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355165/original/058495600_1790078150-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_18.48.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5189156/original/064486800_1744762046-000_42FX4BC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9355103/original/025650600_1790074265-IMG_1981.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9350309/original/067564400_1789610868-Barcelona_s_Raphinha.jpg)





























