Tarif Listrik PLN April–Juni 2026 Tak Naik, Cek Rinciannya di Sini!

13 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) untuk periode Triwulan II 2026 atau April hingga Juni tidak mengalami perubahan.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung daya saing industri nasional di tengah ketidakpastian global.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyampaikan bahwa penetapan tarif tersebut telah melalui evaluasi menyeluruh terhadap berbagai parameter ekonomi makro.

"Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode Triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional," ujar Tri dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, penyesuaian tarif listrik untuk pelanggan nonsubsidi mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, yang dievaluasi setiap tiga bulan berdasarkan sejumlah indikator ekonomi.

Parameter Ekonomi Sempat Berpotensi Ubah Tarif

Penetapan tarif listrik ini mengacu pada sejumlah indikator ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP), inflasi, serta harga batu bara acuan (HBA).

Untuk Triwulan II 2026, parameter yang digunakan berasal dari realisasi periode November 2025 hingga Januari 2026, yakni kurs Rp16.743,46 per dolar AS, ICP sebesar USD62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, dan HBA USD70 per ton.

Secara perhitungan formula, perubahan pada indikator tersebut sebenarnya membuka peluang penyesuaian tarif listrik.

Namun demikian, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif guna menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika global yang masih berlangsung.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pelanggan nonsubsidi, tetapi juga memastikan pelanggan bersubsidi tetap mendapatkan tarif listrik tanpa perubahan.

PLN Siap Jaga Pasokan dan Efisiensi Operasional

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyatakan pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik nasional.

“Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada Triwulan II 2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, serta menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional,” ujar Darmawan.

Ia menegaskan, PLN akan terus memastikan pasokan listrik tetap andal dari hulu hingga hilir di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, PLN juga berkomitmen memperluas akses listrik yang merata dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional guna mendukung kebijakan energi nasional.

“PLN siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah dengan terus menjaga keandalan sistem dan memperluas akses listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat, serta meningkatkan efisiensi operasional,” tambahnya.

Ini Daftar Tarif Listrik Terbaru

Read Entire Article
Bisnis | Football |