Stadion Baru Manchester United Bermasalah: Proyek Mahal Bisa Tertunda 10 Tahun

7 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Rencana besar Manchester United untuk mendirikan stadion baru diprediksi akan menelan biaya yang jauh lebih tinggi dari perkiraan semula. Proyek prestisius yang diinisiasi oleh Sir Jim Ratcliffe ini kini diperkirakan membutuhkan dana melampaui £3 miliar.

Sejumlah kendala besar mulai muncul ke permukaan, termasuk perselisihan mengenai nilai lahan yang akan digunakan. Padahal saat pertama kali diumumkan setahun lalu, anggaran pembangunan hanya diproyeksikan sekitar £2 miliar.

Kenaikan angka yang sangat drastis ini dipicu oleh dinamika terbaru di lapangan yang mempersulit realisasi proyek.

Sengketa Harga Lahan Jadi Kendala Utama

Hambatan paling krusial dalam proyek ambisius ini terletak pada proses akuisisi lahan untuk lokasi stadion. Freightliner, sebuah perusahaan logistik yang memiliki sebagian tanah tersebut, kabarnya menetapkan harga sekitar £400 juta.

Permintaan tersebut melonjak delapan kali lipat dibandingkan tawaran awal pihak klub yang hanya senilai £50 juta. Ketimpangan nilai yang sangat mencolok ini menyebabkan proses negosiasi mandek dan menghambat progres keseluruhan.

Pemerintah sebenarnya memiliki wewenang untuk melakukan pembelian paksa atau compulsory purchase order guna menetapkan harga resmi. Meski langkah hukum tersebut diambil, durasi pembangunan tetap diperkirakan akan memakan waktu yang sangat lama.

Biaya Terus Naik, Proyek Diprediksi Butuh Satu Dekade

Seorang ahli pembangunan stadion mengungkapkan bahwa biaya konstruksi untuk fasilitas modern skala besar terus meroket. Saat ini, estimasi anggaran untuk markas baru Setan Merah telah menembus angka £3 miliar.

Pakar tersebut memperingatkan bahwa nilai ini berpotensi terus merangkak naik seiring berjalannya waktu. Ia menegaskan bahwa proyek berskala raksasa seperti ini mustahil menjadi lebih murah di masa depan.

Selain faktor biaya, keterbatasan jumlah perusahaan konstruksi yang mampu menangani stadion berkapasitas besar juga menjadi tantangan. Proses pengerjaan dari awal hingga tuntas diperkirakan akan menghabiskan waktu sekitar sepuluh tahun.

Old Trafford Dinilai Tertinggal dari Stadion Rival

Kebutuhan akan stadion baru semakin mendesak mengingat kritik tajam terhadap kondisi Old Trafford saat ini. Stadion bersejarah tersebut kini dianggap sudah tertinggal jauh jika dibandingkan dengan markas klub-klub pesaing di Inggris.

Sebagai contoh, Tottenham Hotspur kini memiliki stadion baru yang diakui sebagai salah satu yang terbaik di dataran Eropa. Di sisi lain, klub besar seperti Manchester City dan Liverpool lebih memilih untuk melakukan renovasi besar-besaran.

Arsenal juga masih memiliki Emirates Stadium yang tetap terlihat modern meskipun akan menginjak usia 20 tahun pada 2026 mendatang.

Ketertinggalan fasilitas Old Trafford makin nyata setelah stadion ini tidak disertakan dalam daftar venue UEFA Euro 2028. Sebagai gantinya, otoritas terkait justru memilih Etihad Stadium milik Manchester City untuk mewakili wilayah Manchester.

Byon Combat Showbiz 7 Digelar di Malaysia, Petarung Indonesia Antusias

Read Entire Article
Bisnis | Football |