Presiden PSG Sebut Timnya Bukan Sekadar Pemain, tapi Pejuang

2 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Nasser Al-Khelaifi mengaku bangga setelah Paris Saint-Germain kembali memastikan tempat di final Liga Champions. Presiden PSG itu menilai keberhasilan tim tidak lepas dari mental bertarung para pemain.

PSG melaju ke final usai menahan imbang Bayern Munchen 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Les Parisiens unggul agregat 6-5 setelah menang dramatis 5-4 di Paris.

Ousmane Dembele membawa PSG unggul cepat pada menit awal pertandingan di Jerman. Sementara gol Harry Kane di akhir laga tidak cukup untuk menyelamatkan Bayern Munchen.

PSG kini menjadi tim pertama sejak Liverpool pada 2018-2019 yang mampu mencapai final Liga Champions secara beruntun. Mereka juga menjadi juara bertahan pertama sejak Real Madrid 2018 yang kembali menembus partai final.

Al-Khelaifi Sebut PSG Diisi Para Pejuang

Nasser Al-Khelaifi menilai keberhasilan PSG musim ini lahir dari kerja keras seluruh pemain di bawah arahan Luis Enrique. Ia menyebut skuad PSG memiliki mental bertarung yang kuat dalam setiap pertandingan.

Presiden PSG itu juga memuji kualitas Bayern Munchen yang memberikan perlawanan sengit sepanjang semifinal. Meski begitu, PSG tetap mampu menjaga fokus hingga memastikan tiket ke final.

“Ini luar biasa. Dua final beruntun, dan kami ingin mengejar bintang kedua,” ujar Al-Khelaifi.

“Kami tidak memiliki pemain, kami memiliki para pejuang. Kami adalah tim yang solid,” kata Al-Khelaifi.

PSG Ingin Terus Ukir Sejarah

Al-Khelaifi menegaskan PSG masih lapar untuk terus menciptakan sejarah baru di Eropa. Ia menilai kebersamaan tim menjadi kekuatan utama dalam perjalanan mereka musim ini.

PSG juga mencatat rekor sebagai tim Prancis pertama yang mencapai tiga final Liga Champions berbeda. Performa menyerang mereka turut menjadi sorotan sepanjang kompetisi musim ini.

“Bayern adalah tim hebat dengan pemain-pemain hebat. Ini pertandingan yang luar biasa untuk kami,” tutur Al-Khelaifi.

“Kami ingin terus menulis sejarah PSG. Semua orang ingin berjuang, dan kami memiliki pelatih terbaik serta para suporter terbaik,” imbuh Al-Khelaifi.

Sumber: FotMob

Persaingan Sengit di Liga Champions

Kontroversi Handball Bayern vs PSG: Chris Sutton Nilai Regulasi UEFA Tidak Masuk Akal!

Read Entire Article
Bisnis | Football |