Rodri Bantu Spanyol Tumbangkan Prancis, Ramalan Pep Guardiola Terbukti

12 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis 2-0 pada semifinal di Dallas Stadium, Rabu dini hari WIB (15-7-2026). Pujian deras mengalir untuk Rodri, dengan Zlatan Ibrahimovic menilai gelandang itu tampil menonjol dalam duel krusial ini, dikutip dari Give Me Sport.

Kepastian ke final membuat La Roja bersiap menuju partai puncak yang akan digelar di Stadion New York New Jersey, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. Tim asuhan Luis de la Fuente menguasai momen-momen penting pertandingan dan efektif memanfaatkan peluang.

Spanyol membuka skor lewat penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22, menyusul pelanggaran Lucas Digne terhadap Lamine Yamal di kotak terlarang. Keunggulan digandakan pada menit ke-58 ketika Pedro Porro menuntaskan umpan Dani Olmo.

Dominasi Rodri di Mata Ibrahimovic

Usai laga, Ibrahimovic menilai kontrol Spanyol di lini tengah menjadi faktor vital, dengan Rodri sebagai poros permainan yang paling menonjol. Penilaiannya disampaikan dalam wawancara dengan FOX Sports, dikutip Give Me Sport.

"Saya harus menyebut Rodri. Dia ada di mana-mana. Pertandingan yang luar biasa, pemain yang luar biasa," ujar Ibrahimovic kepada FOX Sports, dikutip Give Me Sport.

Mantan kapten Timnas Swedia itu menekankan betapa luasnya jangkauan permainan sang gelandang sepanjang 90 menit. Menurut dia, kontribusi Rodri terasa di berbagai fase permainan Spanyol.

"Dia pemain yang tidak selalu mendapat pengakuan yang layak. Namun, pada pertandingan ini dia benar-benar ada di mana-mana. Penampilannya luar biasa. Sepak bola menjadi pemenang hari ini," lanjut mantan striker Timnas Swedia tersebut.

Pujian tersebut menegaskan peran kunci Rodri dalam menjaga ritme dan keseimbangan tim, terutama saat Spanyol mengunci keunggulan di babak kedua.

Ramalan Guardiola Tentang Performa Rodri

Sebelumnya, mantan manajer Manchester City, Pep Guardiola, pernah menyampaikan keyakinannya bahwa puncak performa Rodri akan kembali saat membela Spanyol di Piala Dunia 2026. Keyakinan itu ia sampaikan setelah sang gelandang pulih dari cedera ACL.

"Rodri adalah pemain yang luar biasa dan semua orang tahu itu. Saya pernah mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan langsung kembali ke performa terbaik hanya dalam enam, tujuh, atau delapan bulan setelah pulih dari cedera," ujar Guardiola.

"Saya yakin Rodri akan mencapai performa terbaiknya bersama Spanyol di Piala Dunia. Setelah itu, dia juga akan menjalani musim terbaiknya," lanjut Guardiola.

Rodri datang ke turnamen ini setelah menjalani musim yang tidak mudah bersama Manchester City akibat cedera hamstring. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu membantu The Citizens bersaing merebut gelar Premier League.

Meski demikian, gelandang berusia 30 tahun itu tampil konsisten sepanjang Piala Dunia 2026. Ia selalu menjadi starter dalam tujuh pertandingan yang telah dijalani La Roja di turnamen ini.

Pada final Piala Dunia 2026, Spanyol akan menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Argentina versus Inggris.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Latihan Perdana Persija, Shin Tae-yong Pilih Bangun Fisik Bertahap

Read Entire Article
Bisnis | Football |