Resah Persija Jakarta Disebut APBD FC, Ini Penjelasan Bos Macan Kemayoran

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca mengaku gerah dengan adanya rumor dan anggapan yang menyebut klub pimpinannya adalah APBD FC karena dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Ia menerangkan secara mendalam mengenai kolaborasi Macan Kemayoran dengan banyak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta.

Sebutan APBD FC disematkan kepada Persija Jakarta menyusul banyaknya kolaborasi tim kebanggaan The Jakmania tersebut dengan BUMD. Anggapan ini sudah ramai di media sosial sejak awal musim, dan makin masif dalam beberapa waktu belakangan.

Kolaborasi Persija dengan BUMD memang tak sedikit. Tercatat ada empat perusahaan daerah yang bekerja sama, mulai dari Bank Jakarta, PAM Jaya, Transjakarta, hingga MRT Jakarta.

Risih Disebut APBD FC

Mohamad Prapanca mengaku cukup risi dengan anggapan tersebut. Dia juga mempertanyakan sumber yang menyuarakan hal tersebut di media sosial.

"Agak risih juga ya dengarnya ya. Dan saya nggak tahu itu buzzer atau memang itu suporter Persija, atau provokator gitu ya," tutur Prapanca dalam acara Ngopi Bareng Persija di Jakarta, Selasa (10/3).

"Tapi ya balik lagi, karena kelemahan kita di filterisasi digital, jadi semua orang sudah seenak udelnya sendiri omong gitu di sosial media," tambahnya.

Kronologi Persija Kolaborasi dengan BUMD

Prapanca kemudian membrikan penjelasan secara detail soal kerja sama Persija dengan sejumlah BUMD. Ia menjelaskan semua bermula dari pertemuan dirinya dengan Gubernur Jakarta, Pramono Anung hingga muncul keinginan 'Jakarta lebih Persija'.

Dalam pertemuan itu, Persija diminta untuk berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan daerah Jakarta. Setiap kolaborasi tersebut memiliki misi dan programnya masing-masing.

Namun secara garis besar tujuannya adalah menyosialisasikan program-program BUMD yang ada. Selain itu, masyarakat juga jadi mengetahui para perusahaan daerah tersebut lewat Persija yang membagikannya di media sosial.

"Intinya, saya harus sampaikan ini terkait APBD FC, bahwa apa yang menjadi program yang ada di perjanjian itu, itu enggak bisa main-main loh sama MRT, TransJakarta, kalau kita memanfaatkan partnership ini untuk ugal-ugalan tuh kayaknya nggak bisa," jelas Prapanca.

10 Penjualan Termahal Bayern Munchen Sepanjang Sejarah, Lewandowski Masih Tak Tertandingi

Read Entire Article
Bisnis | Football |