Real Madrid Sempat Unggul, Lalu Ambruk di Markas Benfica, Arbeloa: Saya yang Tanggung Jawab

6 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Benfica pada matchday 8 Liga Champions 2025/2026. Bermain di Estadio da Luz, Kamis (29/01/2026), Los Blancos pulang dengan kekalahan menyakitkan.

Sempat unggul lebih dulu, Madrid justru gagal mengontrol permainan hingga akhir laga. Benfica tampil agresif dan memanfaatkan setiap celah yang ada di lini belakang tim tamu.

Hasil ini terasa semakin berat karena Madrid datang dengan target mengamankan posisi delapan besar fase liga. Namun, harapan tersebut runtuh setelah 90 menit yang penuh drama di Lisbon.

Kekalahan 2-4 ini membuat Madrid harus puas finis di posisi kesembilan klasemen. Untuk musim kedua secara beruntun, mereka pun dipastikan menjalani babak play-off Liga Champions.

Arbeloa Akui Penampilan Madrid Jauh di Bawah Standar

Real Madrid sebenarnya membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-30. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Benfica merespons dengan permainan intens dan agresif.

Andreas Schjelderup menyamakan skor pada menit ke-36 sebelum Vangelis Pavlidis membawa tuan rumah berbalik unggul lewat penalti di menit 45+5. Situasi ini membuat Madrid kehilangan momentum di akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Schjelderup kembali mencetak gol pada menit ke-54 dan membuat skor menjauh menjadi 3-1. Mbappe sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-58, tetapi Madrid tetap kesulitan mengendalikan tempo.

Pelatih kepala Madrid, Alvaro Arbeloa, tak menutup mata soal performa timnya yang dinilai jauh dari harapan. Ia menyebut anak asuhnya gagal memenuhi tuntutan pertandingan di atmosfer panas Estadio da Luz.

“Kami jauh dari apa yang kami inginkan, dari tuntutan lawan, dari atmosfer, dari apa yang kami perjuangkan… Kami tidak mampu menjalankan tugas selama 90 menit. Kami tahu bahwa kami harus bekerja keras, kami sadar bahwa masih banyak yang harus dilakukan. Kami harus menatap ke depan. Untuk memenangkan pertandingan ini, Anda harus melakukan banyak hal dengan baik selama 90 menit," serunya, seperti dilansir Football Espana.

Arbeloa Bertanggung Jawab Penuh atas Kekalahan Madrid

Situasi Madrid semakin rumit di menit-menit akhir setelah Raul Asencio dan Rodrygo diganjar kartu merah di masa injury time babak kedua. Kondisi ini memberi ruang bagi Benfica untuk terus menekan.

Benfica akhirnya mengunci kemenangan dramatis melalui gol kiper Anatoly Trubin pada menit 90+8. Gol tersebut memastikan skor akhir 4-2 dan mengubur peluang Madrid finis di delapan besar.

 Arbeloa juga dengan tegas mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut. Namun, ia menegaskan perjuangan Madrid di Liga Champions musim ini belum berakhir.

“Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini, seperti di Albacete. Saya merasa sepenuhnya bertanggung jawab ketika keadaan tidak berjalan dengan baik. Tetapi mereka belum mengeliminasi kami dari Liga Champions, kami masih memiliki dua pertandingan. Dan kami akan menghadapi kedua pertandingan itu," tegas Arbeloa.

(Football Espana)

FIFA Series 2026: Shayne Pattynama Kecewa Tak Bisa Ikut Bela Timnas Indonesia

Read Entire Article
Bisnis | Football |