Atalanta vs Juventus: Prediksi, Kondisi Tim, dan Perkiraan Pemain Jelang Duel Coppa Italia

1 month ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Atalanta menjamu Juventus di Bergamo dalam laga perempat final Coppa Italia 2025/2026, Jumat (6/3/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan Atalanta vs Juventus akan menghadirkan pertaruhan ambisi untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi piala nasional ini.

Juventus, yang merupakan pemegang rekor 15 trofi Coppa Italia, berhasil mengalahkan La Dea pada edisi 2024 untuk mengangkat piala.

Kini, mereka kembali bertemu dalam fase krusial, memperebutkan satu tempat di semifinal melawan pemenang antara Lazio atau juara bertahan Bologna. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi ajang balas dendam bagi Atalanta atau penegasan dominasi bagi Juventus di kancah domestik.

Laga ini tidak hanya penting untuk gengsi, tetapi juga untuk menjaga momentum positif masing-masing tim di musim ini. Baik Atalanta maupun Juventus telah menunjukkan performa yang menjanjikan di liga, sehingga pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi strategi dan kekuatan skuad mereka. Para penggemar sepak bola Italia tentu tak ingin melewatkan duel klasik ini.

Performa Terkini Atalanta BC

Atalanta BC memiliki sejarah panjang di Coppa Italia, meskipun satu-satunya gelar yang mereka petik terjadi pada tahun 1963. Namun, mereka baru-baru ini meraih kesuksesan di kancah Eropa dengan memenangkan Liga Europa, menunjukkan peningkatan kualitas tim yang signifikan. Musim ini, mereka memulai kampanye Coppa Italia dengan gemilang, mengalahkan Genoa 4-0 di babak 16 besar.

Di bawah arahan pelatih Raffaele Palladino, Atalanta telah menunjukkan performa yang impresif di liga, mengumpulkan 23 poin dari 12 pertandingan terakhir mereka. Konsistensi ini terlihat dari catatan clean sheet ketujuh mereka di bawah kepemimpinan Palladino dalam pertandingan terbaru.

Meski demikian, Atalanta menghadapi tantangan berat dalam pertandingan terakhir mereka melawan Como, di mana mereka bermain dengan 10 pemain setelah Honest Ahanor diusir. Berkat serangkaian penyelamatan gemilang dari kiper Marco Carnesecchi, mereka berhasil mempertahankan hasil imbang tanpa gol.

Saat ini, Atalanta menduduki posisi ketujuh di Serie A, dan satu-satunya kemunduran besar mereka sejak awal tahun adalah kekalahan di dua pertandingan fase grup terakhir Liga Champions, yang membuat mereka terlempar ke babak play-off. Di kandang sendiri, Atalanta sangat kuat, memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan di bawah mantan pemain sayap Juventus, Palladino.

Banyak perubahan telah terjadi sejak pertemuan terakhir kedua tim di liga pada bulan September yang berakhir imbang 1-1, dengan kedua klub mengganti pelatih kepala mereka dan menunjukkan hasil yang sangat baik. Juventus kini berada di bawah asuhan Luciano Spalletti, yang telah membawa dampak positif signifikan bagi tim. Salah satu kemenangan awal Spalletti sebagai pelatih Bianconeri terjadi di babak sebelumnya Coppa Italia, di mana Juventus berhasil mengalahkan Udinese 2-0 di Turin. Di bawah kepemimpinan Spalletti, Juventus hanya menelan dua kekalahan di semua kompetisi, menunjukkan stabilitas dan kekuatan yang baru. Juventus juga berhasil mengamankan tempat di fase gugur Liga Champions dan saat ini berada di empat besar klasemen Serie A. Mereka menunjukkan performa yang solid dengan mengalahkan tim-tim kuat seperti Benfica dan juara Serie A Napoli secara berurutan. Setelah hasil imbang dengan Monaco di tengah pekan, Juventus kembali tampil perkasa dengan mencetak empat gol melawan Parma, di mana bek tangguh Bremer berhasil menyumbangkan dua gol. Jadwal Februari Juventus akan sangat padat dan menantang, termasuk menghadapi Lazio, Como, Derby d'Italia, serta dua leg playoff Liga Champions melawan Galatasaray.

Read Entire Article
Bisnis | Football |