Real Madrid Bungkam Manchester City 3-0: Tiga Catatan Penting dari Bernabeu

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid meraih kemenangan penting atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Bermain di Santiago Bernabeu, Real Madrid tampil dominan dan menang dengan skor meyakinkan 3-0.

Kemenangan ini terasa spesial karena Real Madrid sempat mengalami periode tidak stabil dalam beberapa musim terakhir. Akan tetapi, pertandingan di Bernabeu kali ini menghadirkan kembali performa yang selama ini identik dengan klub raksasa Spanyol tersebut.

Sebanyak 76.066 penonton di stadion menikmati penampilan agresif Real Madrid sepanjang 90 menit. Tim tuan rumah tampil efektif, solid dalam bertahan, dan memanfaatkan peluang dengan sangat baik.

Federico Valverde Tampil Luar Biasa

Federico Valverde menjadi figur utama dalam kemenangan Real Madrid lewat hat-trick yang tercipta hanya dalam waktu 22 menit. Penampilan gelandang Uruguay itu langsung mengubah jalannya pertandingan.

Mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memberikan pujian tinggi kepada Valverde. Ia mengatakan, “Fede Valverde adalah Juanito abad ke-21. Segala hal yang seharusnya dimiliki pemain Real Madrid ada pada Valverde.”

Gol pertama lahir dari akselerasi cepat yang membuatnya lebih dahulu mencapai bola dibandingkan kiper Gianluigi Donnarumma. Gol kedua memperlihatkan pergerakan tanpa bola yang tajam di dalam kotak penalti.

Gol ketiga menjadi momen yang paling berkesan. Valverde melakukan sentuhan elegan melewati Marc Guehi sebelum melepaskan tendangan voli yang tidak mampu dihentikan Donnarumma.

Namun, kontribusinya tidak hanya berupa gol. Valverde juga mencatat empat tekel, satu intersep, empat sapuan, empat dribel, dua umpan kunci, serta memenangkan 11 duel sepanjang pertandingan.

Strategi Arbeloa Berjalan Sempurna

Real Madrid terlihat memiliki rencana permainan yang jelas saat menghadapi Manchester City. Struktur pertahanan yang rapi membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Pelatih Alvaro Arbeloa menerapkan mid-block dengan dua garis pertahanan yang disiplin. Pendekatan tersebut membuat Manchester City tidak mampu mengembangkan permainan seperti biasanya.

Lini belakang Real Madrid tampil sangat solid sepanjang laga. Trent Alexander-Arnold menjalani ujian defensif besar pertamanya bersama klub, tetapi tetap mampu mengatasinya dengan cukup baik.

Antonio Rudiger dan Dean Huijsen juga tampil hampir tanpa kesalahan. Ferland Mendy bahkan tidak sekali pun dilewati lawan sebelum harus ditarik keluar pada babak pertama akibat cedera. Statistik memperlihatkan dominasi Real Madrid dalam aspek peluang. Manchester City hanya menghasilkan 0,59 expected goals, sedangkan Real Madrid mencapai 2,63.

Read Entire Article
Bisnis | Football |