Putri KW Harus Tingkatkan Konsistensi Hasil Evaluasi Tur Eropa 2026

2 days ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Putri Kusuma Wardani atau Putri KW menunjukkan perkembangan performa yang cukup bagus dalam rangkaian turnamen bulu tangkis tur Eropa 2026. Tunggal putri Indonesia itu mencapai perempat final All England dan final Swiss Open.

Di perempat final All England, yang merupakan turnamen BWF Super 1000, Putri KW kalah dari unggulan pertama asal Korea An Se Young dengan 11-21 dan 14-21. Sementara di partai final Swiss Open, turnamen BWF Super 300, dikalahkan wakil Thailand Supanida Katethong dengan 11-21 dan 15-21.

Imam Tohari mengungkapkan konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama Putri KW. "Dalam setiap pertandingan ada yang bagus dan tidak bagus. Konsistensi di lapangan masih harus ditingkatkan, terutama dalam kontrol pikiran dan cara bermain," papar Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI itu.

Dia juga menyoroti penampilan anak asuhnya itu pada partai final Swiss Open yang dinilai belum maksimal. "Di final, Putri belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Faktor mental dan kontrol pikiran (kurang tenang dan kurang yakin) cukup memengaruhi penampilannya," ucap Imam.

"Memang untuk partai final tekanan mental yang dirasakan para pemain tentu berbeda dibanding pertandingan sebelumnya. Saya berharap Putri bisa mengatasi hal tersebut untuk kedepannya," tambahnya.

Perkembangan Positif

Meski demikian, Imam melihat perkembangan yang positif dari Putri KW. Dia menekankan pentingnya kesiapan internal abak asuhnya itu untuk naik ke level yang lebih tinggi.

"Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding," tegas Imam.

Putri sebelumnya juga mengakui masih menghadapi kesulitan saat menghadapi para pemain papan atas dunia. "Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar," ujar Putri KW.

Daya Saing Meningkat

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menilai daya saing Putri KW dan kawan-kawan di tur Eropa 2026 menunjukkan progress yang cukup baik. Selain All England dan Swiss Open, tur Eropa juga meliputi German Open dan Orleans Masters.

Dalam tur Eropa itu, Indonesia tidak mendapatkan gelar juara. "Kalau melihat hasil memang belum sesuai harapan. Tapi dari sisi performa dan progres, kami melihat ada perkembangan yang cukup baik. Daya saing pemain terlihat, terutama saat menghadapi pemain top dunia," ujar Eng Hian.

Menurut Eng Hian, pengalaman bertanding di level tinggi ini menjadi modal penting dalam meningkatkan kematangan permainan serta mental bertanding para atlet.

"Yang perlu ditingkatkan adalah konsistensi di momen-momen krusial. Dari situ biasanya menjadi pembeda antara menang dan kalah. Ini yang terus kami benahi bersama tim pelatih," paparnya.

Harry Maguire Prediksi Masa Depan Ruben Amorim Usai Dipecat Man Utd

Read Entire Article
Bisnis | Football |