Purbaya: BUMN Perminas Lebih Untungkan Negara Dibanding Investasi Obligasi

5 days ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai langkah Danantara membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru, PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), lebih menguntungkan bagi pemerintah dibandingkan menempatkan dana investasi pada obligasi negara.

Menurut Purbaya, investasi melalui pembentukan BUMN akan memberikan dampak ekonomi riil yang lebih luas, sekaligus mengurangi beban pembayaran bunga yang harus ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kan Danantara punya uang banyak. Dia punya kalau DIM-nya (Danantara Investment Management) itu saya ingat tahun ini punya Rp166 triliun mau diinvestasikan di bond. Artinya masih banyak ruang bergerak. Bond pemerintah lagi,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, dikutip dari Antara, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, ketika Danantara membeli obligasi pemerintah, negara tetap berkewajiban membayar kupon atau bunga kepada Danantara. Kondisi tersebut dinilai kurang optimal jika dibandingkan dengan investasi langsung ke sektor riil melalui pendirian BUMN.

“Iyalah (lebih untung). Kalau (investasi) ke bond kan, saya bayar bunga untuk uang yang dulunya punya saya juga. Kalau dia (Danantara) bikin BUMN kan langsung akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara,” ujarnya.

Manfaat Ganda

Purbaya menegaskan, keberadaan Danantara memang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui investasi produktif, bukan sekadar penempatan dana pada instrumen keuangan pasif.

Dengan membentuk BUMN baru seperti Perminas, pemerintah dapat memperoleh manfaat ganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, hingga kontribusi terhadap penerimaan negara.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkapkan bahwa tambang emas Martabe yang selama ini dikelola oleh PT Agincourt Resources akan dialihkan pengelolaannya ke Perminas.

“Ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru kami bentuk,” kata Dony usai acara “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” di Jakarta, Rabu (29/1/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Danantara dalam memperkuat pengelolaan aset mineral nasional.

Berbeda dengan MIND ID

Dony menjelaskan, Perminas merupakan entitas yang berbeda dari holding pertambangan MIND ID. Pengalihan pengelolaan aset dilakukan agar bisnis pertambangan tersebut berada langsung di bawah struktur Danantara.

Dengan skema tersebut, Danantara memiliki keleluasaan lebih besar dalam mengelola aset strategis nasional secara terintegrasi, sekaligus memastikan optimalisasi nilai ekonomi bagi negara.

Pembentukan Perminas juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat peran BUMN di sektor sumber daya alam, khususnya pertambangan mineral bernilai tinggi seperti emas.

Ke depan, Danantara diharapkan mampu menjalankan peran sebagai investor strategis negara yang tidak hanya berorientasi pada imbal hasil keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomi jangka panjang.

Langkah pembentukan Perminas pun dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah mendorong pengelolaan kekayaan alam nasional agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian Indonesia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |