Proses Panjang Trent Alexander-Arnold Menemukan Ritme di Real Madrid

7 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Trent Alexander-Arnold datang ke Real Madrid dengan beban ekspektasi besar. Ia meninggalkan Liverpool sebagai salah satu full-back paling kreatif di Eropa, namun awal perjalanannya di Spanyol jauh dari kata mulus.

Pekan-pekan pertama menjadi fase yang berat. Cedera dan tuntutan adaptasi terhadap gaya bermain baru membuat kontribusinya di lapangan belum maksimal. Kesempatan bermain yang tidak konsisten memperbesar sorotan.

Kondisi tersebut memicu gelombang kritik. Keraguan muncul tentang seberapa cepat Trent bisa menjawab ekspektasi tinggi publik Santiago Bernabeu.

Bahkan, di tengah tekanan itu, rumor tentang kemungkinan kembali ke Liverpool sempat beredar. Namun situasi perlahan berubah seiring waktu.

Adaptasi dan Peran Baru di Madrid

Kedatangan Trent di Real Madrid tidak langsung diikuti menit bermain yang stabil. Cedera membuat proses adaptasinya terhambat dan ritme permainan sulit terbangun.

Periode pemulihan yang terputus-putus memengaruhi konsistensinya. Ia harus beradaptasi tidak hanya dengan tim baru, tetapi juga dengan intensitas kompetisi yang berbeda.

Saat kembali menjadi starter reguler, pengaruh Trent mulai terlihat. Assist dan umpan-umpan kunci dalam beberapa laga La Liga menunjukkan kembali identitas kreatifnya.

Alvaro Arbeloa pun memberi apresiasi terbuka. Ia menyebut Real Madrid “beruntung” memiliki pemain seperti Trent, sambil menyoroti kecerdasan membaca permainan dan kontribusinya bagi lini depan. Arbeloa juga menilai sang pemain semakin memahami sistem dan ekspektasi klub.

Perkembangan Performa Alexander-Arnold

Secara umum, perkembangan Trent menunjukkan arah yang positif. Meski sempat tersendat, ia mulai menemukan perannya dalam skema permainan tim.

Kepercayaan pelatih tercermin dari peningkatan menit bermain setelah ia pulih. Nilai kreatif yang dibawanya kembali menjadi aset penting dalam fase menyerang.

Namun, catatan evaluasi tetap ada. Aspek defensif dan konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Analisis pertandingan menunjukkan bahwa kemampuan teknis Trent sudah berada di level tinggi. Tantangan berikutnya adalah menyempurnakan sisi bertahan agar benar-benar memenuhi standar klub sebesar Real Madrid di semua kompetisi.

Perjalanan Trent musim ini pada akhirnya adalah cerita tentang penyesuaian dan pertumbuhan. Progresnya nyata, meski masih menyisakan ruang untuk berkembang lebih jauh.

Pengakuan Declan Rice: Dapat Pesan dari David Beckham Usai Cetak Gol Free Kick Sensasional

Read Entire Article
Bisnis | Football |