Profil Thiago Pitarch, Permata Baru La Fabrica yang Curi Perhatian di Liga Champions

7 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis, 12 Maret 2026. Di balik dominasi tersebut, sosok gelandang muda bernama Thiago Pitarch mendadak jadi buah bibir berkat aksi enerjiknya.

Kemenangan di Santiago Bernabeu tersebut memang didominasi oleh torehan hattrick dari Federico Valverde. Namun, kehadiran Pitarch di lini tengah memberikan dimensi baru yang menyegarkan dalam skema permainan Los Blancos.

Baru menginjak usia 18 tahun, Pitarch sudah mendapatkan kepercayaan besar untuk meladeni tim kuat asuhan Josep Guardiola. Ia mengaku bahwa momen bermain di kasta tertinggi Eropa tersebut terasa seperti mimpi yang menjadi nyata.

Kini, nama Pitarch mulai digadang-gadang sebagai salah satu talenta paling cerah dari sistem pendidikan Real Madrid. Langkah besarnya di panggung dunia merupakan hasil dari perjalanan panjang di berbagai jenjang akademi di Spanyol.

Karier di Akademi: Dari Atletico ke Leganes

Thiago Pitarch merupakan pemuda kelahiran Fuenlabrada yang lahir pada 3 Agustus 2007. Sebagai gelandang tengah, ia dibekali kemampuan distribusi bola yang sangat akurat serta ketenangan dalam mengatur ritme tim.

Dunia sepak bola mulai ia geluti saat bergabung dengan akademi Atletico Madrid pada tahun 2013 silam. Selama lima tahun di sana, ia menempa dasar-dasar teknik serta pemahaman taktik yang sangat kuat.

Pada tahun 2018, Pitarch memilih pindah ke Getafe untuk melanjutkan proses perkembangannya. Setelah empat tahun yang produktif, ia kemudian meneruskan pendidikan sepak bolanya ke CD Leganes pada musim 2022.

Bakat besarnya akhirnya terendus oleh tim pemandu bakat Real Madrid pada tahun 2023. Raksasa Spanyol tersebut langsung merekrutnya untuk menjadi bagian dari La Fabrica yang sangat tersohor.

Pitarch Mulai Temukan Jalannya di Real Madrid

Awal karier Pitarch di Madrid dimulai dari tim Juvenil C sebelum akhirnya naik tingkat ke Juvenil B pada musim 2024/2025. Perkembangan yang sangat pesat membuatnya terus dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi dalam waktu singkat.

Pada awal 2025, ia sudah menembus tim Juvenil A dan mulai mendapatkan sorotan sebagai pemain potensial. Tak butuh waktu lama baginya untuk dipercaya memperkuat Real Madrid Castilla di kompetisi kasta ketiga.

Pihak manajemen klub pun bergerak cepat dengan memagari sang pemain melalui kontrak jangka panjang hingga tahun 2030. Langkah ini menjadi bukti nyata betapa besarnya ekspektasi Madrid terhadap masa depan gelandang tersebut. Momen debutnya di tim senior terjadi pada Februari 2026 saat masuk sebagai pengganti dalam laga kontra Benfica. Sejak saat itu, ia mulai rutin terlibat dalam pertandingan besar, termasuk saat berhadapan dengan Manchester City.

Read Entire Article
Bisnis | Football |